RS Panti Rapih Selenggarakan Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin bagi Teknisi 5/5 (4)

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Sebanyak 20 orang teknisi RS Panti Rapih mengikuti Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Februari 2025. Pelatihan ini diselenggarakan dengan dukungan dari PT Aneksa Meniti Karya dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para teknisi dalam menangani permasalahan serta melakukan perbaikan pada sistem pendingin udara VRV (Variable Refrigerant Volume) merk Daikin. Dengan pelatihan ini, diharapkan para teknisi semakin kompeten dalam memastikan sistem AC di lingkungan rumah sakit tetap berfungsi optimal demi kenyamanan pasien, tenaga medis, dan seluruh civitas RS Panti Rapih.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya pemeliharaan sistem pendingin udara di rumah sakit sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan kerja serta pelayanan bagi pasien.

 

Selanjutnya, Direktur Utama PT Aneksa Meniti Karya, Bapak Fx Feli Aneksa Wijaya, turut memberikan sambutan dan menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas teknis di berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PT Daikin, Bapak Heza Pratama, yang memberikan pemaparan mengenai Produk dan Sistem Kontrol VRV. Materi yang disampaikan mencakup prinsip kerja sistem VRV, metode troubleshooting, serta penerapan sistem kontrol yang efisien untuk meningkatkan performa dan umur pakai perangkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Instalasi Sarana, Prasarana, dan Fasilitas RS Panti Rapih, Bapak Albertus Gunawan Setiyono, ST, yang mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pemeliharaan fasilitas rumah sakit.

Sebagai penutup, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi teknisi RS Panti Rapih dalam menjaga sistem AC tetap optimal. Dengan keterampilan troubleshooting yang lebih baik, efisiensi operasional rumah sakit dapat ditingkatkan, serta kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan tetap terjaga. Selain itu, sinergi antara RS Panti Rapih, PT Aneksa Meniti Karya, dan PT Daikin diharapkan dapat terus berlanjut untuk pengembangan sumber daya manusia dan perawatan fasilitas kesehatan di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Adakan Seminar untuk Tingkatkan Pengetahuan tentang Penyakit Kardiovaskuler 5/5 (1)

Pada Sabtu, 30 November 2024, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk “Beyond the Beat: Understand More on Cardiac Diseases” yang bertempat di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di bidang diagnosis dan penanganan penyakit kardiovaskuler, khususnya melalui pengenalan parameter imunologi terkini.

Seminar ini dihadiri oleh 40 peserta secara luring dan 277 peserta secara daring. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephanie Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarprofesi tenaga kesehatan dalam meningkatkan layanan kesehatan, terutama dalam penanganan penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.

 

Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan tantangan besar dalam dunia kesehatan. Data WHO mencatat lebih dari 17 juta kematian di dunia disebabkan oleh penyakit ini setiap tahunnya. Di Indonesia, jumlah kematian akibat penyakit kardiovaskuler mencapai 651.481 orang per tahun. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi penyakit jantung meningkat signifikan dari 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.

Seminar ini mengangkat peran laboratorium dalam mendeteksi dini penyakit kardiovaskuler melalui pemeriksaan parameter seperti Troponin I dan CK-MB, yang kini diperbarui dengan sensitivitas tinggi melalui penggunaan hs-Troponin I. Parameter ini telah menjadi biomarker utama untuk diagnosis awal serangan jantung, memungkinkan intervensi yang lebih cepat dan tepat.


Seminar ini menghadirkan empat narasumber yang ahli di bidangnya, dengan materi sebagai berikut:

  1. “Acute Coronary Syndrome (ACS) in Daily Clinical Practice: Let’s Ask the Expert”
    oleh Prof. Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD, Sp.JP(K).
  2. “Innovations in ACS Diagnosis: Moving Beyond the Troponin Test”
    oleh Prof. dr. Budi Mulyono, SpPK(K), MM.
  3. “Update Specific Cardiac Marker: A Multi Centre Study Result”
    oleh Ida Faridah, AMAK, SKM.
  4. “Biomarkers of Critical Cardiovascular Disease and Technological Solutions in IVD”
    oleh Dr. Tina Liu.

Seminar ini diselenggarakan untuk berbagai profesi tenaga kesehatan, termasuk Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), Teknisi Transfusi Darah, Dokter Umum, dan berbagai spesialis medis seperti Kardiovaskular, Penyakit Dalam, dan Patologi Klinik. Peserta diharapkan dapat memahami inovasi terbaru dalam diagnosis penyakit kardiovaskuler dan peran biomarker dalam mendukung keputusan klinis.

Melalui seminar ini, RS Panti Rapih berharap dapat mendorong profesionalisme dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani penyakit jantung. Rumah sakit berkomitmen untuk terus mendukung kolaborasi dan pengembangan pengetahuan di bidang medis, khususnya dalam inovasi teknologi diagnosis kardiovaskuler.

RS Panti Rapih mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasinya. Semoga wawasan yang didapatkan dari seminar ini dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Seminar Motivasi “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan” 5/5 (1)

Pada hari Jumat, 13 September 2024, RS Panti Rapih menyelenggarakan Seminar Motivasi di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 316 peserta yang terdiri atas jajaran Direksi dan Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, serta Direksi RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Santa Elisabeth, RS Panti Rahayu, dan STIKES Panti Rapih.

Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara memperingati 95 tahun berdirinya RS Panti Rapih, yang dalam lima tahun ke depan akan mencapai usia 100 tahun. Mengangkat tema ‘Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan’ yang juga merupakan tema HUT ke-95 RS Panti Rapih, seminar ini menandai momentum penting bagi seluruh keluarga besar RS Panti Rapih dalam memperkuat komitmen pelayanan kesehatan.

Seminar ini bertujuan untuk membangun semangat dan komitmen seluruh pelayan kesehatan di RS Panti Rapih dalam mempersiapkan diri menuju pelayanan prima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangkitkan motivasi dan semangat karyawan dalam melayani dengan penuh

Tema yang diangkat mengandung pesan mendalam mengenai pentingnya kolaborasi menyeluruh antarprofesi di rumah sakit. Fokus utamanya adalah mewujudkan nilai I CARE (Integrity, Compassion, Assurance, Respect, Embrace Innovation) dalam setiap layanan. Nilai-nilai ini menjadi landasan bagi seluruh karyawan RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan prima kepada customer, dalam hal ini adalah pasien RS Panti Rapih.

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Ignasius Jonan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 dan dikenal juga sebagai tokoh transformasi pelayanan publik. Dalam Seminar Motivasi tersebut, Bapak Ignasius Jonan berbagi pengalaman dan inspirasi tentang pentingnya pelayanan prima dalam dunia kesehatan, “Jadilah pribadi yang bermanfaat untuk orang lain dan jadilah leader yang dapat memberikan contoh kepada tim”.

Dengan berakhirnya seminar ini, diharapkan dalam perjalanan 95 tahun RS Panti Rapih, para karyawan harus bisa menjadi pengabdi kemanusiaan; selaras dengan arahan Kongregasi Cinta Kasih Suster-Suster St. Carolus Borromeus untuk memuliakan nama Tuhan dan mengabdi sesama. Selain itu juga dapat menerapkan wawasan dan inspirasi yang didapat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RS Panti Rapih, membawa manfaat yang nyata bagi pasien dan masyarakat.

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

IGD Siaga Stroke RS Panti Rapih 1/5 (1)

IGD Stroke RS Panti Rapih
Dilayani oleh dokter jaga 24 jam on site serta ditunjang oleh pelayanan Ambulans 24 jam

Tanda dan Gejala Stroke
Gejala neurologis sesuai berat ringannya gangguan pembuluh darah dan lokasinya

1. Kelumpuhan wajah atau anggota badan (biasanya hemiparese) yang timbul mendadak
2. Gangguan sensibilitas pada satu atau lebih anggota badan (gangguan emisensorik)
3. Perubahan mendadak status mental (konvusi, letargi, delirium, stupor, atau koma)
4. Afasia (bicara tidak lancar, kurangnya ucapan, atau sulit memahami ucapan)
5. Disartria (bicara pelo atau cadel)
6. Gangguan penglihatan (hemianopia atau monokuler) atau diplopia
7. Ataksia
8. Vertigo, mual dan muntah, atau nyeri kepala.

Tips Mudah Mengenali Gejala dan Tanda-Tanda Stroke

  • Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba
  • Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba
  • bicara pelo/tiba-tiba tidak dapat bicara/tidak mengerti kata-kata/bicara tidak nyambung
  • Kebas atau baal atau kesemutan separuh tubuh
  • Rabun, pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba
  • Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi keseimbangan seperti terus berputar, gerakan sulit dikoordinasi

(Sumber: Kemenkes, 2017)

Rekomendasi NIH tentang “respond time” pasien yang akan dilakukan pemberian r-TPA di IGD, “golden hour” diperlukan waktu 60 menit

1. Pasien tiba di IGD dengan diagnosa stroke
2. Evaluasi dan pemeriksaan pasien oleh triage (termasuk anamnesis, permintaan laboratorium dan menilai NIHSS), waktu 10 menit
3. Diskusikan oleh tim stroke (termasuk keputusan dilakukan pemberian r-TPA), waktu 15 menit
4. Dilakukan pemeriksaan CT scan kepala, waktu 25 menit
5. Hasil pemeriksaan CT scan kepala dan laboratorium, waktu 45 menit
6. Pemberian r-TPA (bila pasien memenuhi kriteria inklusi), waktu 60 menit

AHA/ASA 2019 merekomendasikan pengobatan trombolitik intravena (IV-tPA) dan trombektomi mekanik untuk memperbaiki luaran pasien stroke iskemik akut. Dilakukan pada periode emas, yaitu kurang dari 4,5 jam sejak onset gejala untuk IV-tPA dan kurang dari 6-24 jam untuk trombektomi mekanik Selama pemberian terapi trombolitik, perlu diperhatikan kemungkinan terjadinya perdarahan dan alergi pada pasien

Terapi Trombolitik pada Golden Period
1. Pemberian alteplase pasien stroke non hemoragic dengan onset waktu kurang dari 4,5 jam
2. Onset awal stroke dapat diketahui dari pasien/keluarga/ fasilitas kesehatan kemudian pasien ditegakkan diagnosa stroke oleh dokter jaga IGD atau dokter dokter penanggung jawab pelayanan saraf
Kriteria umur lebih dari 18 tahun dan kurang dari 80 tahun

IGD Siaga Stroke : (0274) 552-118

Mohon dapat memberikan rating