Air Susu Ibu (ASI) Nutrisi Terbaik Untuk Buah Hati

Air Susu Ibu (ASI) adalah pilihan nutrisi terbaik untuk bayi khususnya dalam enam bulan pertama. Kandungan zat gizi yang terdapat di dalam ASI mengandung gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, lemak,protein, mineral dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Asi awal yang disebut kolustrum, cairan ini banyak mengandung antibodi penghambat pertumbuhan virus dan bakteri,serta  mengandung enzim enzim pencernaan yang belum mampu diproduksi sendiri oleh tubuh bayi sehingga  sangat berperan penting bagi daya tahan tubuh bayi.

ASI akan menurunkan risiko penyakit infeksi pada bayi seperti diare, ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), radang otak (meningitis) dan juga menurunkan risiko penyakit non infeksi seperti obesitas maupun diabetes.

Manfaat memberikan Asi tidak hanya untuk bayi saja melainkan bermanfaat juga bagi kesehatan ibu, diantaranya adalah :

  1. Mengurangi kehilangan darah pasca melahirkan

Hisapan bayi pada payudara akan bermanfaat menstimulasi hormon Oksitosin ibu. Hormon ini akan membuat rahim berkontraksi baik sehingga lebih cepat mengembalikan rahim ke ukuran semula, dan mencegah terjadinya perdarahan pasca lahir

  1. Mengurangi depresi pasca melahirkan, dengan menyusui akan tercipta ikatan emosional antara ibu dan bayi menjadi lebih kuat.
  2. Mengurai risiko penyakit kanker servik, payudara maupun ovarium

 

Kapan ASI diproduksi ?

Asi berbentuk kolustrum akan diproduksi pada trimeser kedua kehamilan ( minggu ke 16 ) dan akan terus diproduksi sampai kelahiran bayi. Pada sebagian ibu, terkadang kolustrum sudah keluar pada kehamilan trimester ketiga, tetapi banyak ibu kolustrum baru keluar pada hari ke 2 atau hari ke 3  setelah kelahiran dan hal ini adalah kondisi normal, Karena pada 48-72 jam paska kelahiran, tubuh ibu mulai meningkatkan produksi ASI, sehingga ibu akan merasakan sensasi ASI dimana payudara mulai mengencang dan mengeluarkan kolustrum.

Berapa lama bayi akan bertahan tanpa asupan apapun ?

Bayi baru lahir memiliki cadangan makanan di dalam tubuhnya yang diperoleh dari plasenta selama berada di rahim ibu. Sehingga bayi baru lahir dalam 48 jam pertama belum memerlukan minuman apapun. Satu satunya zat yang diperlukan ketika baru lahir adalah kolustrum (ASI) awal.

Berapa kebutuhan minum pada bayi baru lahir ?

untuk diketahui bahwa ukuran lambung bayi baru lahir pada hari pertama adalah sebesar buah cerry yang akan betahap membesar dalam 1 bulan pertama, sehingga kebutuhan minum bayi pun betahap sesuai perkembangan usianya seperti digambarkan dalam gambar dibawah ini :

Gambar ukuran lambung bayi

Bagi ibu yang baru melahirkan bayinya tidak perlu khawatir bila ASI/ kolustrum belum tampak keluar di hari 1 atau hari ke 2 setelah kelahiran. Hal ini dikarenakan jumlah kolustrum yang sangat sedikit dan warnanya bening atau kekuningan sehingga membuat keluar kolustrum pertama kali tidak terasa atau tidak terlihat oleh ibu.

Dengan kontak erat (skin to skin) yang sering dan bayi berada dalam satu ruang dengan ibu, akan mempercepat keluarnya kolustrum/asi, sehingga proses menyusui dapat semakin lancar. Semakin sering ibu menyusui bayinya dihari hari pertama setelah kelahiran, semakin banyak kolustrum/ASI yang akan diproduksi

Posisi ibu saat memberikan ASI sangat berpengaruh pada kenyamanan bayi saat menyusu, selain itu posisi yang benar juga penting untuk kenyamanan ibu dan terhidar dari rasa nyeri dan puting lecet.

Berikut ini posisi yang benar saat memberikan ASI pada Si Kecil:

  • Pastikan ibu duduk dengan nyaman, dan menatap bayi. Sebaiknya punggung ibu bersandar dan kaki tidak menggantung. Bila perlu dapat disediakan penyangga untuk kaki.
  • Kepala dan tubuh bayi harus dalam garis lurus, peluk bayi dekat badan ibu. Sebaiknya seluruh badan bayi ditopang, sehingga bayi dapat mendekat ke payudara dan hidung berhadapan dengan puting.
  • Ibu juga perlu menstimulasi refleks hisap bayi dengan menyentuh sudut bibirnya. Ketika mulut bayi terbuka lebar, masukkan puting dan areola ke dalam mulut bayi.
  • Perlu diingat, pelekatan yang baik terjadi jika mulut bayi terbuka lebar dengan bibir bawah terlipat keluar. Bayi dapat dianggap efektif menyusu jika ia mengisap secara perlahan, dan sesekali berhenti untuk menelan AS

Kunci keberhasilan menyusui :

  • Yakinlah bahwa ASI adalah yang terbaik bagi bayi
  • Memiliki motivasi yang kuat
  • Inisiasi Menyusu Dini  (IMD) dan Rawat Gabung
  • Ketahuilah tehnik dasar menyusui seawal mungkin
  • Pentingnya dukungan suami/keluarga dalam mendampingi ibu menyusui
  • Percaya bahwa ASI juga bermanfaat bagi ibu, bayi dan keluarga
  • Tetap menyusui meskipun bekerja
  • Perhatikan kesehatan ibu dan bayi dan kesehatan payudara
  • Kontak dengan konselor ASI

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Maria Rulina Yudi Artanti, MSc, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih & Konselor ASI)

 

Klinik Tumbuh Kembang
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

REFERENSI
IDAI. Mengapa ASI Eksklusif Sangat DIanjurkan pada Usia di Bawah 6 bulan. 2013.    https://www.idai.or.id/artikel/kli nik/asi/mengapa-asi-eksklusif- sangat-dianjurkan-pada-usia-di- bawah 6-bulan

Wijaya FA. ASI Eksklusif: Nutrisi Ideal untuk Bayi 0-6 Bulan. CDK- 275/ vol. 46 no. 4 th. 2019
Suradi R. Spesifisitas Biologis Air Susu Ibu, Sari Pediatri. 2001; 125′ 129.

Roesli, U., & Yohmi, E. 2013. Buku Bedah ASI IDAI.

 

Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja

Setiap tanggal 1-7 Agustus diperingati sebagai Pekan Menyusui Sedunia (World Breastfeeding Week). Pekan ASI Sedunia adalah peristiwa tahunan yang diperingati oleh berbagai negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Air Susu Ibu (ASI) untuk kesehatan dan perkembangan bayi.

Momentum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan WHO dan UNICEF untuk mendukung ibu menyusui di seluruh dunia. Pekan Menyusui Sedunia tahun 2023 dengan mengangkat tema Mengaktifkan menyusui Membuat Perbedaan Bagi Orang Tua Yang Bekerja”, Rumah Sakit Panti Rapih mengambil andil dalam mensukseskan pekan menyusui tersebut dengan mengadakan beberapa kegiatan yang diselenggarakan untuk mendukung pemberian ASI secara Eksklusif untuk para ibu yang bekerja, salah satunya yaitu Talkshow Edukasi.

Dalam peringatan Pekan ASI Sedunia tersebut, RS Panti Rapih menyelenggarakan Talkshow Edukasi dengan topik “Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja” di Balai RW 07 Terban Yogyakarta pada hari Kamis, 03 Agustus 2023, kegiatan berlangsung selama 2 jam. Menghadirkan nara sumber yaitu; Bidan Tri Murtini, Amd.Keb untuk topik “Cara Merawat Payudara Sebelum dan Sesudah Laktasi” dan Bidan Th. Heni Lestari, S.Tr, Keb.Bdn untuk topik “Pentingnya ASI pada Ibu Bekerja dan Cara Mempersiapkannya”. Dihadiri juga oleh dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih).

Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai beberapa hal:

  1. Meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi bayi: Dengan mengadakan talkshow ini, diharapkan semua pihak, termasuk masyarakat umum, para ibu yang bekerja, serta tenaga profesional medis dan kesehatan, lebih memahami pentingnya memberikan ASI eksklusif bagi bayi. ASI memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sangat bermanfaat bagi kesehatan serta perkembangan bayi.
  2. Memberikan dukungan kepada setiap ibu menyusui yang bekerja agar semakin percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya: Bagi ibu yang bekerja, memberikan ASI eksklusif dapat menjadi tantangan tersendiri karena perlu diatur dengan baik agar tidak mengganggu pekerjaan mereka. Dalam talkshow ini, para nara sumber memberikan informasi dan tips yang berguna bagi para ibu yang bekerja agar semakin percaya diri dan mampu melanjutkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi mereka.
  3. Menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan bersahabat dalam mendukung pemberian ASI eksklusif: Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pembentukan lingkungan kerja yang mendukung pemberian ASI eksklusif bagi para ibu yang bekerja. Lingkungan kerja yang ramah terhadap ibu yang menyusui akan membantu mereka dalam mengatur jadwal pemberian ASI dan menyediakan fasilitas yang memadai untuk menyusui atau menyimpan ASI.

Dengan adanya talkshow ini, diharapkan kesadaran tentang pentingnya ASI eksklusif akan semakin meningkat, dan dukungan untuk para ibu yang bekerja dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka akan lebih kuat. Selain itu, diharapkan juga adanya perubahan positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung para ibu dalam memberikan ASI eksklusif.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu, pk 08.00 – 12.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store