Nyeri pada otot merupakan nyeri yang sangat sering terjadi, nyeri otot akibat aktivitas harian dan olah raga dapat mengenai semua orang. Nyeri otot ini dapat dikenal dengan nyeri miofasial/Miofacial Pain Syndrome. Proses kimiawi pelepasan ion kalsium pada akhiran otot akan menyebabkan terjadinya gangguan berupa pemendekan pada serat otot yang dikenal sebagai Taut band.
Taut band adalah kondisi abnormal dari otot yang berupa otot yang memendek dan mengeras (mrongkol) sehinga pada saat diraba akan terasa keras dan nyeri saat ditekan. Penekanan pada Taut band akan menimbulkan rasa sakit pada area tekanan, nyeri menjalar ke area sekitar atau menimbulkan kejutan otot sesaat (twitching).
Nyeri Miofasial dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab usia tua, trauma, kurangnya olah raga, postur tubuh yang kurang baik saat aktivitas harian, kecemasan, depresi, defisiensi vitamin B atau D, kurang tidur, gangguan sendi dan aktivitas fisik yang berlebihan.
Penanganan Sindrom Nyeri Miofasial sangat beragam tergantung kondisi pasien, Pemberian obat-obatan antiinflamasi oral maupun suntikan, terapi fisik/fisioterapi, pelenturan aktif/pasif, tapping untuk drainase limfatik, hot/coldpack, dan Teknik Dry Needling
Dry needling merupakan teknik penusukkan dengan jarum monofilamen tipis pada otot yang mengalami gangguan atau Taut band. Jarum yang digunakan sama dengan jarum akupuntur sehingga tidak ada obat yang disuntikkan kedalam otot. Berbeda dengan akupuntur, Dry Needling merupakan Teknik pengobatan Western yang fokus pada pelepasan ketegangan otot yang menimbulkan nyeri dengan melakukan penusukan pada fasia dan otot yang terganggu.

Dry needling biasanya digunakan pada berbagai gejala nyeri yang melibatkan saraf, otot dan tulang rangka, pada kasus nyeri tungkai, bokong, punggung belakang, pundak, bahu, leher belakang serta untuk nyeri kepala. Beberapa kondisi pasien memang tidak dapat dilakukan dry needling seperti ibu hamil, kondisi Immunocompromised, dan anak kurang dari 12 tahun.
Prosedur Dry Needle dapat dilakukan di klinik tanpa memerlukan waktu yang panjang, jarum akan ditusukkan dan dilakukan stimulasi pada otot yang nyeri. Stimulasi dengan jarum akan merangsang otot yang menyebabkan otot berkontraksi atau berkedut dan hal ini membantu menghilangkan rasa sakit serta meningkatkan fleksibilitas gerakan otot.
Artikel ditulis oleh :
dr. Esdras Ardi Pramudita, DFIFN, M.Sc, Sp.N, FAAN.
(Dokter Spesialis Saraf RS Panti Rapih Yogyakarta)
Informasi lebih lanjut :
Klinik Saraf
Lantai 5, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
Pendaftaran :
Pendaftaran 24 jam (0274) 514004/514006
Aplikasi PantiRapihKu (download di Google Play Store atau App Store)
![]() |
![]() |


