Yogyakarta, 8 September 2026 – Sebagai bentuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 RS Panti Rapih, diadakan Misa Arwah untuk seluruh civitas hospitalia RS Panti Rapih yang telah wafat. Aktivitas yang berlangsung di Kapel Rumah Sakit Panti Rapih pada Selasa, 8 September 2026, pukul 10.30 sampai 12.00 WIB ini merupakan bagian dari serangkaian perayaan ulang tahun ke-97 dengan tema “Bertumbuh Dalam Kasih dan Berbuah Dalam Kesejahteraan.”
Misa Arwah adalah kesempatan khusus untuk mengenang dan berdoa bagi para civitas hospitalia yang semasa hidupnya telah terlibat dalam perjalanan pekerjaan dan pelayanan RS Panti Rapih. Doa dan penghormatan ini adalah bentuk rasa syukur atas berkat 97 tahun perjalanan RS Panti Rapih, yang tidak terlepas dari peran serta kontribusi seluruh keluarga besar rumah sakit, termasuk mereka yang sudah tidak ada lagi di dunia ini.
Kegiatan dimulai dengan membacakan daftar nama para civitas hospitalia RS Panti Rapih yang dihormati dalam Misa Arwah. Suasana yang serius dan penuh pemikiran menghiasi perayaan Ekaristi, sebagai momen bagi seluruh keluarga besar RS Panti Rapih untuk kembali mengenang para individu yang pernah hadir, berkontribusi, dan berdedikasi dalam melayani rumah sakit.

Misa Arwah ini juga bertujuan memperkuat persatuan keluarga besar RS Panti Rapih melalui pertemuan dalam doa dan iman. Kegiatan ini bukan hanya untuk mengingat jasa dan pengabdian mereka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenung bahwa perjalanan RS Panti Rapih selama 97 tahun adalah hasil dari partisipasi banyak orang dari berbagai lapisan, mulai dari tingkat teknis, struktural, hingga Yayasan.
Perayaan tersebut dihadiri oleh Pengurus Yayasan Panti Rapih, Direksi RS Panti Rapih, serta beberapa tamu undangan yang terdiri dari Komunitas Provinsialat, Komunitas St. Anna, anggota Komunitas Panti Rapih, pegawai Kapel dan Biara, serta perwakilan keluarga dari civitas hospitalia yang telah wafat.
Beberapa keluarga dari civitas hospitalia yang sudah meninggal turut hadir, di antaranya keluarga alm.dr. Stefanus Arief Haliman, M.P.H., alm. Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc., alm. Bapak Tarsisius Hani Handoko, dan alm.dr. Keluarga hadir dalam perayaan ini sebagai bagian yang sangat penting, yang juga menunjukkan kebersamaan serta penghormatan terhadap usaha dan pengabdian para almarhum bagi RS Panti Rapih.

Melalui Misa Arwah ini, keluarga besar RS Panti Rapih diundang untuk tidak hanya melihat perjalanan 97 tahun sebagai sebuah pencapaian institusi, tetapi juga sebagai perjalanan iman, kasih, dan pengabdian yang dibangun oleh banyak pribadi.
Mengenang orang-orang yang sudah tiada adalah bagian dari berterima kasih atas perjalanan yang mereka lalui. Mendoakan mereka adalah ungkapan kasih. Melanjutkan pekerjaan pelayanan adalah cara nyata untuk meneruskan pengabdian yang telah mereka tinggalkan.
Dalam semangat HUT ke-97, RS Panti Rapih terus berkomitmen untuk bertumbuh dalam kasih dan berbuah dalam kesejahteraan, dengan membawa nilai-nilai pengabdian para pendahulu sebagai inspirasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang penuh kasih bagi sesama.
Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakartamisa





