RS Panti Rapih  Gelar Peringatan Hari Gizi Nasional ke-65 dan HUT ke-3 Nutri Eatery 5/5 (1)

Yogyakarta, 22 Januari 2025 – Dalam semangat memperingati Hari Gizi Nasional ke-65 sekaligus merayakan hari ulang tahun ke-3 Nutri Eatery, RS Panti Rapih menggelar acara spesial berupa Cerdas Cermat Gizi & Nutri Eatery. Bertempat di Lounge Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, acara ini berlangsung dengan meriah, dihadiri oleh jajaran direksi, dan karyawan yang turut berpartisipasi meramaikan kegiatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, didampingi oleh Direktur SDM dan Umum, dr. Dion Sulistyo, M.P.H, Direktur Pelayanan Medik, dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad(K)RI, M.Sc, serta Kepala Bidang Penunjang Medik, dr. Tan Liana Santosa. Dalam sambutannya, dr. Stephani menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan gizi yang mampu menginspirasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, “Ini adalah bukti nyata bahwa makanan sehat tidak harus membosankan. Kami percaya bahwa rasa dan tampilan makanan juga menjadi bagian penting dari pola hidup sehat. Nutri Eatery hadir sebagai wujud inspirasi RS Panti Rapih untuk tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup yang lebih baik,” ujar dr. Stephani.

Acara pembukaan dilanjutkan dengan prosesi simbolis pemotongan tumpeng oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Nutri Eatery. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Kepala Instalasi Pelayanan Gizi, Gregoria Siska Widyawati, S.Gz, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi Instalasi Pelayanan Gizi dalam mendukung program-program kesehatan RS Panti Rapih.

 

Kompetisi Cerdas Cermat Gizi  melibatkan 16 kelompok dari berbagai unit di RS Panti Rapih, yang dirancang untuk menguji pengetahuan peserta tentang gizi, pola makan sehat, dan informasi terkait Nutri Eatery. Kompetisi dibagi menjadi tiga babak: dua babak penyisihan dan satu babak final. Antusiasme peserta terlihat dari persaingan yang sengit, di mana setiap kelompok berusaha memberikan jawaban terbaik.

Penjurian dilakukan oleh tim ahli gizi RS Panti Rapih yang terdiri dari Ibu Maria Dora Tri Yogyantini, S.Gz., RD, Ibu Widi Risnawati, S.ST., RD, dan Ibu Bernadeth Dwi Wahyunani, S.Tr.Gz., RD, yang memastikan penilaian berlangsung adil dan objektif.

Hasil akhir kompetisi:

Juara 1, 2, 3

 

Juara 4 dan 5

  1. Juara 1:CB2 & CB6
  2. Juara 2:UPI, IMC, Cathlab
  3. Juara 3:PKRS, PUK, Akuntansi
  4. Juara 4:Lab, KMRS, Sekretariat
  5. Juara 5:EG1 & EG2

Juara Kostum Terbaik

Juara Yel yel terbaik

Untuk juara kostum terbaik dari kelompok VK, BK, BL dan untuk yel yel terbaik dari  Kelompok EG 3 dan EG 4.

 

Tidak hanya kompetisi, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik, seperti pertunjukan tarian dan musik yang dibawakan oleh rekan-rekan dari Instalasi Pelayanan Gizi. Hiburan ini menambah semarak suasana sekaligus menunjukkan kekompakan dan kreativitas tim RS Panti Rapih dalam memeriahkan acara.

Sebagai rangkaian penutup peringatan Hari Gizi Nasional, RS Panti Rapih akan mengadakan Talkshow MPASI Berkualitas untuk Generasi Emas pada Jumat, 31 Januari 2025. Talkshow ini menghadirkan narasumber terpercaya:

  • Noviani, Sp.GK, AIFO-K(Spesialis Gizi Klinik),
  • Galuh Martin, M.Sc, Sp.A(Dokter Spesialis Anak), dan
  • Widyastuti, S.Tr.Gz., RD(Ahli Gizi), yang akan memimpin demo MPASI.

Talkshow ini bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya asupan gizi berkualitas sejak dini untuk mendukung tumbuh kembang anak menuju generasi emas Indonesia.

Sejak berdirinya tiga tahun lalu, Nutri Eatery telah menjadi bagian integral dari upaya RS Panti Rapih dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi yang tepat. Melalui inovasi dalam penyajian makanan sehat, Nutri Eatery terus mendukung visi RS Panti Rapih sebagai penyedia layanan kesehatan yang holistik, “Kami berharap Nutri Eatery dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menerapkan budaya makan sehat yang menyenangkan. Kami juga berkomitmen untuk menghadirkan inovasi di bidang pelayanan gizi demi mendukung masyarakat hidup lebih sehat,” ungkap dr. Stephani di akhir acara.

Dengan terselenggaranya acara ini, RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam menyediakan layanan kesehatan terbaik, tetapi juga dalam memberikan edukasi dan inspirasi kepada masyarakat untuk hidup lebih sehat. Nutri Eatery diharapkan dapat menjadi role model dalam pelayanan gizi yang mengutamakan kualitas, rasa, dan nilai kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel terkait :
https://www.senangsenang.id/ragam/93614401175/peringati-hari-gizi-nasional-ke-65-dan-hut-ke-3-nutri-eatery-rs-panti-rapih-gelar-cerdas-cermat-gizi-dan-nutri-eary

https://nyatanya.com/rs-panti-rapih-peringati-hari-gizi-nasional-ke-65-dan-hut-ke-3-nutri-eatery-ini-agenda-menariknya/#google_vignette

https://beritabernas.com/peringati-hari-gizi-nasional-dan-hut-nutri-eatery-rs-panti-rapih-gelar-cerdas-

https://nyatanya.com/rs-panti-rapih-peringati-hari-gizi-nasional-ke-65-dan-hut-ke-3-nutri-eatery-ini-agenda-menariknya/#google_vignette

Mohon dapat memberikan rating

Peranan Gizi Dalam Menangani Pasien Stroke 5/5 (2)

Stroke adalah kematian jaringan otak yang terjadi ketika pasokan darah ke otak berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah otak (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.

Pada awal terjadinya stroke, umumnya pasien akan mengalami kesulitan menelan (disfagia) dan beberapa faktor lainnya seperti penurunan kesadaran, disabilitas fungsional, depresi, kesulitan berbicara yang menyebabkan menurunnya asupan gizi dan dehidrasi. Kesulitan menelan (disfagia) ditandai pasien tersedak/batuk pada saat menelan air liur/minuman/makanan, yang menandakan masuknya cairan/makanan ke paru-paru, mengakibatkan pasien berisiko terkena infeksi paru. Dengan asupan gizi yang kurang, dehidrasi serta risiko terjadinya infeksi akan memperburuk kondisi pasien stroke.

Ada beberapa jalur/teknik pemberian makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehubungan dengan adanya beberapa faktor penyulit pada pasien stroke. Pemberian makanan pada pasien stroke dapat melalui mulut, selang NGT (selang yang dimasukkan melalui lubang hidung sampai ke lambung) dan infus, dengan diutamakan pemberian nutrisi melalui mulut/selang NGT terlebih dahulu sebelum pemberian nutrisi melalui infus. Pasien stroke dengan penurunan kesadaran, kesulitan menelan, atau pasien dgn kondisi malnutrisi sebelumnya, memerlukan selang NGT untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diberikan kurang dari 72 jam sejak pasien mendapat perawatan. Pemberian makanan melalui selang NGT segera setelah pasien stabil memberikan dampak yang positif seperti menjaga mukosa usus tetap baik dan mengurangi angka kejadian infeksi.

Makanan apa saja yang diperlukan pasien stroke? Pasien stroke tetap memerlukan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat (nasi, kentang, oat, roti), protein (daging ayam, sapi, ikan, telur, tahu, tempe dan kacang-kacangan), lemak/minyak, vitamin dan mineral (sayur dan buah) serta air. Jumlah makanan tersebut pastinya akan berbeda untuk setiap pasien, tergantung dari usia, jenis kelamin, ada tidaknya penyakit penyerta selain stroke (darah tinggi, diabetes) dan fungsi organ (fungsi hati, ginjal, jantung). Jalur pemberian makanan dapat melalui mulut, dengan konsistensi seperti nasi, tim atau bubur, tergantung daya terima pasien. Pemberian makanan melalui NGT dapat berupa makanan rumah yang diblender dan disaring atau dapat berupa makanan cair (susu formula), sedangkan pemberian makanan melaui infus dari makanan yang diproses pabrikan dalam kemasan khusus dan dipastikan steril karena masuk melalui pembuluh darah.

Mengapa diperlukan pemantauan asupan gizi untuk pasien stroke? Dengan diberikannya gizi yang sesuai dengan kebutuhan untuk masing-masing pasien, diharapkan tersedianya bahan baku untuk pemulihan sel, mengurangi kejadian infeksi (dengan meningkatnya sistem imunitas dan mengurangi risiko tersedak), tersedianya energi untuk fisioterapi, meningkatkan kualitas hidup pasien serta memperpendek lama perawatan di rumah sakit.

 

Ditulis oleh:
dr Noviani, Sp.GK
(Dokter Spesialis Gizi Klinis Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Gizi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating