Webinar PKPO Tekankan Pentingnya Pelayanan Kefarmasian sebagai Pilar Keselamatan Pasien dan Mutu Akreditasi Rumah Sakit No ratings yet.

Yogyakarta, 21 November 2025 — Sebanyak 175 tenaga kesehatan mengikuti Webinar Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) yang diselenggarakan pada Jumat (21/11) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema “Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat sebagai Pilar Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Akreditasi Rumah Sakit” dan mendapat dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia.

Webinar menghadirkan apt. Christina Ika Sindudisastra, M.Farm. sebagai narasumber, yang menjelaskan pentingnya PKPO sebagai bagian strategis dalam pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Diskusi dipandu oleh apt. Cornelia Melinda, S.Farm. selaku moderator.

Dalam paparannya, apt. Christina menekankan bahwa pelayanan kefarmasian yang optimal berperan langsung dalam peningkatan keselamatan pasien (patient safety) dan menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi. Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antarprofesi kesehatan untuk memastikan penggunaan obat yang aman, bermutu, dan rasional.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang membahas praktik farmasi klinik, peningkatan mutu penggunaan obat, serta tantangan implementasi PKPO di rumah sakit.

Dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan serta memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia.

Panitia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi tenaga kesehatan mengenai penerapan PKPO, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan rumah sakit agar semakin memenuhi standar keselamatan pasien dan akreditasi nasional.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Raih Apresiasi atas Komitmen dalam Pelaporan KTD dan ESO Melalui e-MESO 5/5 (1)

Yogyakarta, 3 Desember 2024 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Yogyakarta menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Farmakovigilans tahun 2024 dengan tema “Pengkajian Kausalitas ESO/KTD Serius”. Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Desember 2024, bertempat di Hotel Harper Malioboro, Yogyakarta.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah pemberian apresiasi. RS Panti Rapih Yogyakarta menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang konsisten memberikan laporan berkualitas yang sangat membantu penguatan sistem farmakovigilans di Indonesia. RS Panti Rapih menerima apresiasi atas kontribusi aktifnya dalam pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) atau Efek Samping Obat (ESO) melalui platform e-MESO.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh PLH Kepala Balai Besar BPOM Yogyakarta, Ibu Etty Rusmawati, S.T.P., kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelaporan farmakovigilans, baik di RS Panti Rapih maupun di fasilitas kesehatan lainnya.

dr. Stephani Maria Nainggolan mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Melalui acara ini, BPOM dan RS Panti Rapih berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam rangka mendukung program farmakovigilans nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan obat yang aman, bermutu, dan efektif.

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating