{"id":9304,"date":"2026-06-10T04:44:34","date_gmt":"2026-06-10T04:44:34","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=9304"},"modified":"2026-06-10T04:44:34","modified_gmt":"2026-06-10T04:44:34","slug":"suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/","title":{"rendered":"Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa?"},"content":{"rendered":"<p>Sahabat Sehat, apakah pernah mendengar tentang botox? Saat ini, suntikan botox banyak digunakan untuk kecantikan. Tetapi, tahukah Sahabat Sehat bahwa awal mulanya botox lebih banyak digunakan untuk menangani berbagai penyakit daripada untuk kecantikan? Yuk, kita bahas!<\/p>\n<p><strong><b>Mengenal Botox<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Botox, atau <em><i>botulinum toxin<\/i><\/em>, merupakan zat yang diekstrak dari bakteri <em><i>Clostridium botulinum<\/i><\/em>. \u00a0Bakteri ini pertama kali dikenal pada tahun 1700-an saat terjadi keracunan massal di Eropa dan Amerika Serikat, setelah banyak orang mengonsumsi makanan kaleng. Bakteri ini menyerang sistem saraf sehingga terjadi kelumpuhan otot di seluruh tubuh.<\/p>\n<p>Namun, seiring perjalanan waktu, para peneliti menemukan bahwa zat racun yang dihasilkan oleh bakteri <em><i>Clostridium botulinum<\/i><\/em>\u00a0tersebut dapat diekstrak dan digunakan untuk menangani beberapa penyakit. Banyak penelitian dilakukan pada hewan uji coba hingga akhirnya botox dapat digunakan pada manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-9305\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_ukpshyukpshyukps-e1781065149128.png\" alt=\"\" width=\"1274\" height=\"615\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_ukpshyukpshyukps-e1781065149128.png 1274w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_ukpshyukpshyukps-e1781065149128-300x145.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_ukpshyukpshyukps-e1781065149128-1024x494.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_ukpshyukpshyukps-e1781065149128-768x371.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1274px) 100vw, 1274px\" \/><\/b><\/strong><\/p>\n<p><strong><b>Manfaat Botox pada Penyakit Saraf<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Botox bekerja dengan cara mencegah kontraksi otot. Setelah disuntikkan, botox memerlukan durasi sekitar 1 \u00a0minggu untuk dapat menunjukkan hasilnya. Suntikan botox bersifat lokal dan sementara, yang berarti botox hanya bekerja di area yang disuntik dan hanya bertahan selama beberapa bulan. Umumnya efek dari pemberian botox dapat bertahan selama 3 \u2013 6 bulan. Apabila efek botox telah berkurang atau menghilang, pasien dapat menjalani proses penyuntikan botox ulang,<\/p>\n<p>Pasien pascastroke yang menderita kekakuan (spastisitas) pada tangan dan kaki sering mengalami nyeri yang membuat pasien semakin sulit bergerak. Pemberian suntikan botox dapat dilakukan untuk mengurangi kekakuan tersebut, sehingga nyeri berkurang, otot menjadi lebih lentur, dan sekaligus dapat mempermudah proses fisioterapi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-9306 aligncenter\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_nfvvqpnfvvqpnfvv-e1781065346941.jpeg\" alt=\"\" width=\"1279\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_nfvvqpnfvvqpnfvv-e1781065346941.jpeg 1407w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_nfvvqpnfvvqpnfvv-e1781065346941-300x132.jpeg 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_nfvvqpnfvvqpnfvv-e1781065346941-1024x451.jpeg 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_nfvvqpnfvvqpnfvv-e1781065346941-768x338.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1279px) 100vw, 1279px\" \/><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Botox juga bermanfaat untuk berbagai penyakit gangguan gerak. Pernahkah Sahabat Sehat melihat seseorang yang mengalami \u201ckedutan\u201d atau kontraksi di satu sisi wajah? Kedutan tersebut muncul terus-menerus dan tidak bisa dihentikan. Kondisi ini disebut spasme hemifasial atau <em><i>hemifacial spasm<\/i><\/em>. Spasme hemifasial ini dapat dikurangi dengan menyuntikkan botox pada beberapa otot wajah. Selain itu, gangguan gerak lain seperti distonia dan tremor juga dapat berkurang setelah pemberian botox.<\/p>\n<p>Pemberian suntikan botox harus dilakukan oleh dokter spesialis saraf. Setiap pasien memerlukan dosis yang berbeda dan lokasi penyuntikan yang berbeda pula. Dokter juga harus memantau efek samping dan respon pasca penyuntikkan.<\/p>\n<p><strong><b>Efek Samping Botox<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Pemberian suntikan botox relatif aman dengan efek samping minimal. Efek samping yang paling sering muncul adalah rasa nyeri dan lebam di area penyuntikan. Suntikan botox yang dilakukan pada satu sisi wajah dapat memicu bentuk wajah yang tidak simetris. Kelemahan otot juga dapat muncul. Efek samping lain seperti infeksi dan reaksi alergi jarang terjadi.<\/p>\n<p>Efek dari botox tidak permanen. Oleh karena itu, setiap efek samping yang muncul setelah penyuntikan juga tidak permanen. Apabila muncul wajah yang tidak simetris atau kelemahan otot pascasuntikan, setelah 3 \u2013 6 bulan akan kembali seperti semula.<\/p>\n<p>Botox tidak hanya digunakan untuk mempercantik wajah, tetapi juga dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk penyakit saraf. Jika Sahabat Sehat mengalami kekakuan otot, kontraksi atau gerakan otot yang tidak normal, berkonsultasilah dengan dokter spesialis saraf terlebih dahulu. Rumah Sakit Panti Rapih siap melayani Sahabat Sehat yang memerlukan tindakan botox.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>Artikel ditulis oleh :<\/b><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>dr. Rosa de Lima Renita Sanyasi, Sp.N, RPSGT<\/b><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>(Dokter Spesialis Neurolog RS Panti Rapih Yogyakarta)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Informasi lebih lanjut :<\/strong><\/p>\n<p><strong>Klinik Saraf<\/strong><\/p>\n<p>Lantai 5, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih<\/p>\n<p><strong>Pendaftaran :<\/strong><\/p>\n<p>Pendaftaran 24 jam (0274) 514004\/514006<\/p>\n<p>Aplikasi PantiRapihKu (download di Google Play Store atau App Store)<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sahabat Sehat, apakah pernah mendengar tentang botox? Saat ini, suntikan botox banyak digunakan untuk kecantikan. Tetapi, tahukah Sahabat Sehat bahwa awal mulanya botox lebih banyak digunakan untuk menangani berbagai penyakit daripada untuk kecantikan? Yuk, kita bahas! Mengenal Botox Botox, atau botulinum toxin, merupakan zat yang diekstrak dari bakteri Clostridium botulinum. \u00a0Bakteri ini pertama kali dikenal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9309,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[1499],"tags":[1763,1482,1575,1576,35,116,1764],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":3,"post_id":9304}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? Kesehatan Saraf\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? Kesehatan Saraf\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-10T04:44:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_72ixql72ixql72ix-e1781066505932.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"622\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gemini_Generated_Image_72ixql72ixql72ix-e1781066505932.jpeg\",\"width\":1376,\"height\":622},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\",\"name\":\"Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-06-10T04:44:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-10T04:44:34+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa? Kesehatan Saraf\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/\",\"name\":\"Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa?\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\"},\"headline\":\"Suntik Botox Untuk Penyakit Saraf. Memang Bisa?\",\"datePublished\":\"2026-06-10T04:44:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-10T04:44:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"botox,doktersaraf,klinik saraf,neurolog,panti rapih,rs panti rapih,suntik botox\",\"articleSection\":\"Kesehatan Saraf\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/suntik-botox-untuk-penyakit-saraf-memang-bisa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\",\"name\":\"Humas Panti Rapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88d4650d3f25c26b006e984e04be3115?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas Panti Rapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9304"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9310,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9304\/revisions\/9310"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}