{"id":904,"date":"2021-03-25T02:48:58","date_gmt":"2021-03-25T02:48:58","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=904"},"modified":"2023-07-03T06:37:27","modified_gmt":"2023-07-03T06:37:27","slug":"deteksi-dini-dengan-tumor-marker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/","title":{"rendered":"Deteksi Dini dengan Tumor Marker"},"content":{"rendered":"<p>Penanda Tumor adalah senyawa yang ditemukan diatas jumlah normal di dalam darah, urin, atau cairan tubuh lainnya, apabila terdapat kanker tertentu didalam tubuh. Mayoritas sebagai penanda tumor adalah berupa protein, namun pada beberapa jenis tumor yang terbaru dapat berupa gen atau senyawa lain. Ada banyak sekali penanda tumor yang saat ini digunakan oleh para dokter untuk menunjang diagnosis dan juga dapat digunakan untuk pemantauan pasien pada penderita kanker. Sebagian penanda tumor hanya spesifik ditemukan pada satu jenis kanker tertentu, namun sebagian lain dapat ditemukan pada beberapa jenis tumor.<\/p>\n<p>Manfaat pemeriksaan penanda tumor adalah :<\/p>\n<ol>\n<li>Penunjang diagnosis<\/li>\n<li>Pemantauan terapi atau pengobatan penderita<\/li>\n<li>Pemantauan kekambuhan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ada sejumlah Penanda tumor spesifik, antara lain :<\/p>\n<p><strong>ALPHA \u2013 FETOPROTEIN (AFP)<\/strong><br \/>\nSangat berguna untuk mengertahui responds terapi pada kanker hati ( Karsinoma Hepatoseluler ). Kadar normal AFP biasanya kurang dari 20 ng\/mL. Kadar AFP akan meningkat pada 2 dan 3 pasien dengan kanker hati. Kadar AFP meningkat bersama membesarnya tumor. Pada kebanyakan pasien dengan kanker hati, kadar AFP meningkat lebih dari 500 ng\/mL. AFP meningkat pula pada hepatitis akut dan kronis, tapi jarang lebih dari 100 ng\/mL. AFP juga meningkatk pada kanker testis tertentu (jenis sel embryonal dan endodermal sinus) dan digunakan untuk follow \u2013 up kanker tersebut. Peningkatan kadar AFP juga pada Kanker ovarium jenis tertentu yang jarang dan kanker testis yang disebut yolk sac tumor atau mixed germ cell cancer.<\/p>\n<p><strong>BETA-2-MICROGLOBULIN (B2M).<\/strong><br \/>\nKadar B2M akan meningkat pada multiple myeloma, chronic lymphocytic leukimia ( CLL ) dan beberapa limfoma. Kadar normal kurang dari 2,5 ug\/mL. Pasien dengan kadar B2M tinggi menunjukan prognosis jelek.<\/p>\n<p><strong>CA 15-3<\/strong><br \/>\nTerutama untuk monitoring kanker payudara. Peningkatan kadar Ca 15-3 darah dijumpai pada kurang dari 10 % pasien dengan stadium awal dan sekitar 70 % pasien dengan stadium lanjut. Kadar biasanya turun seiring keberhasilan terapi. Kadar normal biasanya kurang dari 25 U\/mL, tapi kadar sampai 100 U\/mL kadang dijumpai pada wanita sehat.<\/p>\n<p><strong>Ca 125\u00a0<\/strong><br \/>\nMerupakan penanda tumor standar untuk memonitoring selama \/ setelah terapi kanker epitel ovarium. Kadar normal biasanya kurang dari 30 \u2013 35 U\/mL. Lebih 90 % dengan kanker stadium lanjut memiliki kadar Ca 125 tinggi.<\/p>\n<p><strong>Ca 72-4<\/strong><br \/>\nSuatu penanda Tumor baru yang masih dalam penelitian untuk tumor ovarium, pankreas, dan saluran cerna.<\/p>\n<p><strong>Ca 19-9<\/strong><br \/>\nWalaupun pada awalnya dikembangkan untuk deteksi kanker colorectal, tapi ternyata lebih sensitif terhadap kanker pankreas. Kadar normal kurang dari 37 U\/mL. Kadar yang tinggi pada awal diagnosis menunjukan stadium lanjut dari kanker. Calcitonin adalah hormon yang diproduksi sel tertentu (parafollicular C Cells) pada glandula tiroid yang secara normal membantu regulasi kadar kalsium darah. Kanker pada Parafollicular C Cells yang disebut medullary thyroid carcinoma ( MTC ) menyebabkan peningkatan kadar hormon calcitonin dalam darah.<\/p>\n<p><strong>Carcinoembryonic Antigen (CEA)<\/strong><br \/>\nPenanda tumor untuk memonitoring pasien dengan kanker colorectal selama \/ setelah terapi, tetapi tidak bisa dipakai untuk skreening atau diagnosis. Kadar normalnya sangat bervariasi antar laboratorium, tapi kadar lebih dari 5 ng\/mL dikatakan Abnormal.<\/p>\n<p><strong>Human Chorionic Gonadotropin (HCG)<\/strong><br \/>\nJuga dikenal sebagai Beta \u2013 HCG. Kadarnya meningkat pada pasien dengan beberapa jenis kanker testis dan ovarium (tumor germ cell) dan penyakit gestational trophoblastic, terutama Choriocarcinoma.<\/p>\n<p><strong>Neuron \u2013 Specific Enolase (NSE)<\/strong><br \/>\nSeperti Chromogranin A, merupakan penanda untuk tumor neuroendocrine seperti small cell lung cancer, neuroblastoma, dan tumor karsinoid. Tidak digunakan untuk skreening tapi terutama sangat berguna bagi pasien dengan small cell lung cancer atau neuroblastomoa. Kadar abnormal NSE lebih dari 9 ug\/mL.<\/p>\n<p><strong>Prostate-Specific Antigen (PSA)<\/strong><br \/>\nAdalah penanda tumor untuk kanker prostat, satu-satunya marker untuk skreening kanker jenis umum. Suatu protein yang dibuat sel grandula prostat yang dibuat sel glandula prostat pada laki \u2013 laki yang berfungsi yang berfungsi membuat cairan semen. Kadar PSA meningkat pada kanker prostat. Pasien dengan benign prostate hyperplasia ( BPH ) kadang menunjukan peningkatan kadar PSA. Kadar PSA bukan kanker kurang dari 4 ng\/mL, kadar lebih dari 10 ng\/mL diindikasi kanker, sedang kadar antara 4 \u2013 10 ng\/mL merupakan daerah abu \u2013 abu <em>(grey zone)<\/em> dan biasanya dokter akan melakukan biopsi.<\/p>\n<p>Pemeriksaan penanda tumor yang ada di <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">Rumah Sakit Panti Rapih <\/a> :<\/p>\n<p>1. Pemeriksaan Serologi (Patologi Klinik)<\/p>\n<p>Meliputi : CEA, AFP, CA125, CA199, CA153, PSA<\/p>\n<p>2. Pemeriksaan Patologi Anatomi<\/p>\n<p>Meliputi : Sitologi (pengecatan Giemsa dan Papanicolou), Histologi\u00a0 (pengecatan Papanicolou)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ini ditulis oleh:<br \/>\n<strong>Agatha Wahyu Widowati M.S.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Rating untuk artikel\/halaman ini : <span class=\"rating-result  mr-shortcode rating-result-904\">\t<span class=\"mr-star-rating\">\t\t\t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    <\/span><span class=\"star-result\">\t5\/5<\/span>\t\t\t<span class=\"count\">\t\t\t\t(13)\t\t\t<\/span>\t\t\t<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penanda Tumor adalah senyawa yang ditemukan diatas jumlah normal di dalam darah, urin, atau cairan tubuh lainnya, apabila terdapat kanker tertentu didalam tubuh. Mayoritas sebagai penanda tumor adalah berupa protein, namun pada beberapa jenis tumor yang terbaru dapat berupa gen atau senyawa lain. Ada banyak sekali penanda tumor yang saat ini digunakan oleh para dokter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":905,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2],"tags":[208,106,209,207],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":13,"post_id":904}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deteksi Dini dengan Tumor Marker - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Deteksi Dini dengan Tumor Marker Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deteksi Dini dengan Tumor Marker - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Deteksi Dini dengan Tumor Marker Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-25T02:48:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-03T06:37:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/male-breast-cancer-1600x900-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/male-breast-cancer-1600x900-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":900},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\",\"name\":\"Deteksi Dini dengan Tumor Marker - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-03-25T02:48:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T06:37:27+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Deteksi Dini dengan Tumor Marker Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/\",\"name\":\"Deteksi Dini dengan Tumor Marker\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\"},\"headline\":\"Deteksi Dini dengan Tumor Marker\",\"datePublished\":\"2021-03-25T02:48:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T06:37:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#webpage\"},\"commentCount\":4,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"deteksi dini tumor,kanker,marker,tumor\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/deteksi-dini-dengan-tumor-marker\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\",\"name\":\"admin pantirapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2550f0e0274cea6119ffb0dbeae56f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin pantirapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=904"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5230,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904\/revisions\/5230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}