{"id":840,"date":"2021-03-09T05:10:15","date_gmt":"2021-03-09T05:10:15","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=840"},"modified":"2023-07-03T04:20:03","modified_gmt":"2023-07-03T04:20:03","slug":"obesitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/","title":{"rendered":"Obesitas"},"content":{"rendered":"<p>Obesitas atau kegemukan merupakan keadaan bertambahnya lemak tubuh yang ditandai oleh kenaikan berat badan dan peningkatan penumpukan lemak pada bagian tertentu khususnya di daerah perut. Obesitas atau kegemukan terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluar, sehingga terjadi peningkatan rasio lemak dan <em>lean\u00a0 body tissue <\/em>yang terlokalisir atau merata di seluruh tubuh.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana cara menentukan obesitas?<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Menghitung Indeks Massa Tubuh<\/li>\n<\/ol>\n<p>Perhitungan umum yang sering digunakan tanpa mempetimbangkan berat otot adalah IMT\u00a0 (Indeks Massa Tubuh) atau\u00a0 BMI ( Body Mass Index ).<\/p>\n<p>Rumus IMT =\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <u>Berat badan ( kg ) :<\/u>\u00a0Tinggi badan x tinggi badan (m)<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\"><strong>IMT ( kg\/m2)<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\"><strong>Klasifikasi<\/strong><\/td>\n<td width=\"154\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Risiko Kesakitan<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\">&lt; 18,5<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\">Kurang<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"154\">Rendah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\">18,5 \u2013 22,9<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\">Normal<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"154\">Rata-rata<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\">&gt; 23<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\">Overweight (kelebihan berat badan)<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"154\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\">23,0 \u2013 26,9<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\">Pra obesitas<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"154\">Meningkat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"132\">\u2265 27,0<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"205\">Obesitas<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"154\">Tinggi<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber : WHO, 2004<\/p>\n<p>Bila berat badan seseorang adalah \u00a068 kg dengan tinggi badan 155 cm, maka IMT -nya adalah\u00a0 28, 3 kg\/m2, artinya berdasarkan IMT termasuk obesitas.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Menghitung Rasio Lingkar Pinggang dan Panggul (RLPP)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Rasio lingkar pinggang dan panggul merupakan salah satu cara pengukuran antropometri yang dapat menilai obesitas sentral dan juga menilai risiko terkena penyakit kardiovaskuler. Cara mengukur lingkar pinggang yang paling mudah adalah dengan meletakkan satu jari di atas pusar Anda, setelah itu lingkari meteran pada daerah tersebut. Untuk mengukur lingkar panggul dapat dilakukan dengan cara menentukan daerah panggul yang paling menonjol dan gunakan metlin untuk mengukur.<\/p>\n<p>Rumus RLPP =\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <u>lingkar pinggang (cm) <\/u>\u00a0: lingkar panggul (cm)<\/p>\n<p>Parameter Rasio Lingkar Pinggang \u00a0Panggul (RLPP)<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"180\"><strong>Jenis kelamin<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"167\"><strong>Tidak Obes<\/strong><\/td>\n<td width=\"163\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Obes<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"180\">Laki-laki<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"167\">\u2264 0,90<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"163\">&gt;0,90<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"180\">Perempuan<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"167\">\u2264 0,80<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"163\">&gt;0,80<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber : Eston et al.,2009<\/p>\n<p>Contoh : bila seorang laki-laki mempunyai lingkar pinggang 100 cm dengan lingkar pinggul 90 cm, maka RLPP-nya adalah 100 : 90 = 1,1. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa laki-laki ini mengalami obesitas sentral dan berisiko untuk menderita penyakit kardiovaskuler, sesuai dengan hasil penelitian prospektif yang menunjukkan bahwa rasio lingkar pinggang dan panggul berhubungan erat dengan penyakit kardiovaskuler (Supariasa, 2002)<\/p>\n<p><strong>Tipe-tipe Obesitas<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Tipe Android (Tipe buah Apel)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tipe android menunjukkan distribusi dan akumulasi dominan jaringan lemak yang terdapat pada bagian visceral dan bagian atas tubuh, seperti yang terlihat pada buah apel. Tipe ini banyak terjadi pada pria dan wanita yang telah mengalami menopause karena hormon estrogen tidak lagi diproduksi.<\/p>\n<p>Jenis timbunan lemak pada bagian atas tubuh adalah asam\u00a0 lemak jenuh. Seseorang dengan timbunan lemak jenuh tinggi dalam tubuh beresiko terkena penyakit yang berhubungan dengan metabolisme glukosa dan lemak seperti penyakit diabetes mellitus,penyakit jantung koroner, stroke dan tekanan darah tinggi. Orang dengan tipe kegemukan seperti ini mempunyai kemungkinan terkena kanker payudara enam kali lebih besar dibandingkan orang yang memiliki berat tubuh normal. Lemak jenuh\u00a0 merupakan lemak yang lebih\u00a0 mudah dibakar. Bila seseorang memiliki timbunan lemak lebih banyak pada bagian atas ( lengan atas, belakang bra, pinggang dan perut) dianjurkan untuk segera melakukan diet dan olah raga secara teratur.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Tipe Ginoid ( Tipe buah Pir )<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tipe ginoid menunjukkan distribusi dan akumulasi dominan jaringan lemak pada bagian bawah tubuh, yaitu di daerah panggul dan paha. Tipe ini banyak terdapat pada wanita.<\/p>\n<p>Jenis lemak yang tertimbun pada daerah panggul dan paha jenisnya adalah lemak tidak jenuh yang lebih sulit untuk dibakar. Kegemukan tipe ini lebih aman terhadap risiko penyakit kardiovaskuler. Pada kegemukan tipe ini,perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah lemak tubuh bagian atas sudah normal atau belum. Jika normal, untuk penurunan berat badan tidak dianjurkan untuk diet ketat karena akan semakin menghabiskan lemak bagian atas tubuh, yang kemungkinan akan menyebabkan antara lain pipi menjadi kempot dan payudara mengecil. Yang penting untuk dilakukan adalah, melatih otot-otot di sekitar panggul dan paha.Jika massa otot lebih besar dari lemak, penampilan panggul dan paha akan terkesan lebih langsing.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Tipe Hiperplastik<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tipe ini biasanya terjadi pada anak-anak. Tipe hiperplastik menunjukkan sel lemak berlebih, tetapi ukurannya sesuai dengan ukuran sel lemak normal. Jumlah sel lemak yang banyak pada anak-anak akan sulit untuk diturunkan ketika masa pertumbuhan telah berakhir. Anak-anak yang gemuk harus ditingkatkan aktifitas fisiknya secara teratur untuk menyeimbangkan dengan sel lemak yang banyak tadi dengan pertambahan tinggi badan.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Tipe Hipertropik<\/li>\n<\/ol>\n<p>Obesitas tipe ini biasanya terjadi pada orang dewasa, terutama pada wanita setelah hamil dan melahirkan atau pada pria yang mulai mapan dengan makan tidak terkontrol. Tipe hipertropik menunjukkan ukuran sel lemak tidak normal ( berukuran besar), tetapi dengan jumlah sel lemak normal.<\/p>\n<p>Ukuran sel lemak yang membesar dapat dikecilkan dengan meningkatkan penggunaan sel lemak sebagai energi, yaitu\u00a0 dengan mengurangi asupan energi total dan meningkatkan aktifitas fisik dan latihan fisik secara teratur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pengaturan Makan pada Obesitas<\/strong><\/p>\n<p>Pengaturan makan\u00a0 dengan tujuan penurunan berat\u00a0 badan, sebaiknya dapat menurunkan berat badan secara bertahap tanpa mengganggu keseimbangan metabolisme atau sampai menyiksa diri sendiri. Bahkan, diharapkan pengaturan\u00a0 makan ini bisa menjadi suatu gaya hidup yang baik. Pengaturan makan yang bisa diterapkan untuk penurunan berat badan\u00a0 adalah dengan diet rendah energi, seimbang dan teratur (REST). Diet REST ini dikembangkan oleh Rita Ramayulis DCN.,M.Kes.<\/p>\n<p>Pada prinsipnya diet ini adalah menurunkan asupan energi total dengan tetap mengenyangkan,. Seseorang dengan kegemukan, tetap dapat mengonsumsi makanan dengan volume yang sesuai, mengandung zat gizi lengkap dan seimbang, serta frekuensi makan minimal 3 kali sehari. Diet ini mengutamakan pemilihan bahan makanan dengan densitas energi rendah (DER). Densitas energi rendah adalah jumlah energi pada suatu hidangan makanan dalam berat atau volume tertentu. Suatu hidangan makanan dengan densitas energi rendah akan menyediakan energi relatif lebih rendah dibandingkan dengan yang berdensitas energi lebih tinggi dalam berat yang sama. Konsumsi makanan dengan DER, telah dimasukkan dalam <em>Dietary Guidelines for Americans 2005<\/em>, sebagai strategi untuk mengurangi konsumsi energi. Konsumsi makanan denagn DER dapat menurunkan berat badan secara bermakna. Penelitian dari Dewi, dkk (2013), menjelaskan bahwa kelompok yang mengonsumsi lebih\u00a0 banyak makanan berdensitas energi rendah memiliki kualitas bahan makanan yang lebih baik dan indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi makanan berdensitas energi tinggi.<\/p>\n<p>Pengelompokkan bahan makanan berdasarkan nilai densitas energi<\/p>\n<ol>\n<li>Bahan makanan dengan densitas energi sangat rendah. (0-60 kkal\/100 gr)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Contoh sari kedelai, telur ayambagian putih, lobak,oyong, pare, terong, tomat, semangka, pepaya.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Bahan makanan dengan densitas energi rendah ( &gt; 60 -150 kkal\/100 gr)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Contoh kentang, tahu, tempe, ikan bawal, ikan kakap, daun pepaya, pisang ambon, sirsak<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Bahan makanan dengan densitas energi sedang ( &gt; 150 \u2013 400 kcal\/100 gr)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Contoh : havermut,jagung, belut, daging sapi, ikan pindang, keju, selai, kopi, madu<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Bahan makanan dengan densitas energi tinggi ( &gt; 400 \u2013 900 kcal\/100 gr)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Contoh : kacang tanah,ayam dengan kulit, kuning telur ayam, mentega,margarin, minyak kelapa<\/p>\n<p><em>Sumber\u00a0 : Ramayulis R, 2014 Analisis Densitas Energi berdasarkan DKBM, Kemenkes 1996<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan dalam menurunkan berat badan adalah :<\/p>\n<ol>\n<li>Gizi seimbang<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam diet gizi seimbang tidak ada larangan untuk mengonsumsi makanan tertentu. Dianjurkan\u00a0 untuk mengonsumsi aneka ragam makanan sesuai kebutuhan dan bervariasi baik untuk kelompok makanan sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur dan buah<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Cukup minum<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam sehari kebutuhan air putih untuk tubuh minimal 2 liter ( 8 gelas ), tetapi saat menjalankan diet penurunan berat badan, kebutuhan air meningkat 50 cc untuk setiap kilogram berat badan.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Aktifitas fisik dan lakukan olah raga secara teratur<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada tahun 2002, WHO mencanangkan gerakan Move for Health, yang berisi rekomendasi utama untuk melakukan minimal 30 menit aktifitas fisik secara reguler dalam 5 hari seminggu. Jika seseorang melatih otot, setiap saat otot juga akan mempunyai kemampuan lebih untuk membakar lemak.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Kelola <em>emotional eating<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Emotional Eating<\/em>\u00a0 yaitu suatu kebiasaan makan berlebihan dalamjumlah\u00a0 besar hanya karena nafsu dan perasaan yang disebabkan oleh emosi, bukan karena lapar. Seseorang yang mengalami <em>emotioal eating<\/em> cenderung untuk makan dalam jumlah berlebihan , dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula, garam dan minyak<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Referensi\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Ramayulis \u00a0R. 2014.\u00a0\u00a0 <em>Slim is Easy<\/em>.\u00a0 Jakarta : Penebar Plus +<\/p>\n<p>Sudargo, Toto, dkk. 2014. \u00a0<em>Pola Makan dan Obesitas<\/em>. Yogyakarta : Gajah Mada University Press<\/p>\n<p>Kementerian Kesehatan RI. 2014. <em>Pedoman Gizi Seimbang. <\/em>Jakarta<\/p>\n<p>Wahyuningsih, Retno. 2013. <em>Penatalaksanaan Diet pada Pasien<\/em>. Yogyakarta : Graha Ilmu<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ini ditulis oleh:<br \/>\n<strong>Bernadeth Dwi Wahyunani, AMG, RD<br \/>\n<\/strong>(Kepala Instalasi Pelayanan Gizi <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta<\/a>)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Informasi Pelayanan :\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Klinik Gizi<\/strong><br \/>\nLantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus\u00a0<a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">RS Panti Rapih<\/a>\u00a0Yogyakarta<\/p>\n<p><strong>Pendaftaran :<\/strong><br \/>\nPendaftaran 24 Jam (0274) 514004 \/ 514006<br \/>\nAplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Obesitas atau kegemukan merupakan keadaan bertambahnya lemak tubuh yang ditandai oleh kenaikan berat badan dan peningkatan penumpukan lemak pada bagian tertentu khususnya di daerah perut. Obesitas atau kegemukan terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluar, sehingga terjadi peningkatan rasio lemak dan lean\u00a0 body tissue yang terlokalisir atau merata di seluruh tubuh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":846,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[173,174,175,76,172],"class_list":["post-840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-kesehatan","tag-anti-obesitas","tag-indeks-massa-tubuh","tag-kegemukan","tag-kesehatan","tag-obesitas","post-with-thumbnail","post-with-thumbnail-large"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-09T05:10:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-03T04:20:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"930\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"524\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin pantirapih\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin pantirapih\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin pantirapih\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\"},\"headline\":\"Obesitas\",\"datePublished\":\"2021-03-09T05:10:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T04:20:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/\"},\"wordCount\":1272,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/obesitas-v3.jpg\",\"keywords\":[\"anti obesitas\",\"indeks massa tubuh\",\"kegemukan\",\"kesehatan\",\"obesitas\"],\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/\",\"name\":\"Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/obesitas-v3.jpg\",\"datePublished\":\"2021-03-09T05:10:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T04:20:03+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/obesitas-v3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/obesitas-v3.jpg\",\"width\":930,\"height\":524},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/obesitas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Obesitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/10\\\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/10\\\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/pantirapihhospital\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/rspantirapihyogyakarta\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/RSPantiRapih\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\",\"name\":\"admin pantirapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin pantirapih\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/pantirapih.or.id\\\/rspr\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih","description":"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih","og_description":"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan","og_url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/","og_site_name":"Rumah Sakit Panti Rapih","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/","article_published_time":"2021-03-09T05:10:15+00:00","article_modified_time":"2023-07-03T04:20:03+00:00","og_image":[{"width":930,"height":524,"url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin pantirapih","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin pantirapih","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/"},"author":{"name":"admin pantirapih","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db"},"headline":"Obesitas","datePublished":"2021-03-09T05:10:15+00:00","dateModified":"2023-07-03T04:20:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/"},"wordCount":1272,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg","keywords":["anti obesitas","indeks massa tubuh","kegemukan","kesehatan","obesitas"],"articleSection":["Artikel Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/","url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/","name":"Obesitas - Rumah Sakit Panti Rapih","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg","datePublished":"2021-03-09T05:10:15+00:00","dateModified":"2023-07-03T04:20:03+00:00","description":"Rumah Sakit Panti Rapih Obesitas Artikel Kesehatan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#primaryimage","url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg","contentUrl":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/obesitas-v3.jpg","width":930,"height":524},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/obesitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Obesitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website","url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/","name":"Rumah Sakit Panti Rapih","description":"Sahabat Untuk Hidup Sehat","publisher":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization","name":"Rumah Sakit Panti Rapih","url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg","contentUrl":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg","width":400,"height":400,"caption":"Rumah Sakit Panti Rapih"},"image":{"@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/","https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db","name":"admin pantirapih","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e73f2068152b4341ea42cf290ddf55933eb1dbed42b0e58cb2ffe00eab8f437?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin pantirapih"},"url":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/author\/admin\/"}]}},"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":1,"post_id":840}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=840"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5216,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/840\/revisions\/5216"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/846"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}