{"id":6335,"date":"2024-02-22T03:59:34","date_gmt":"2024-02-22T03:59:34","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=6335"},"modified":"2025-04-22T02:43:29","modified_gmt":"2025-04-22T02:43:29","slug":"sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/","title":{"rendered":"Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat"},"content":{"rendered":"<div id=\"pl-6335\"  class=\"panel-layout\" ><div id=\"pg-6335-0\"  class=\"panel-grid panel-no-style\" ><div id=\"pgc-6335-0-0\"  class=\"panel-grid-cell\" ><div id=\"panel-6335-0-0-0\" class=\"so-panel widget widget_sow-editor panel-first-child\" data-index=\"0\" ><div\n\t\t\t\n\t\t\tclass=\"so-widget-sow-editor so-widget-sow-editor-base\"\n\t\t\t\n\t\t>\n<div class=\"siteorigin-widget-tinymce textwidget\">\n\t<p>Masa nifas adalah periode setelah persalinan hingga 6 minggu berikutnya, yang menjadi kunci bagi ibu untuk pulih dan kembali ke kondisi sehat. Namun, selama masa ini, ibu nifas perlu memahami tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam kesehatannya. Gejala seperti pendarahan berlebihan, demam, atau nyeri yang hebat perlu mendapat perhatian medis segera.<\/p>\n<p>Beberapa praktik tradisional mungkin harus dihindari oleh ibu nifas, termasuk di antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li>Membebat perut terlalu kencang.<\/li>\n<li>Menempelkan daun-daunan pada alat kemaluan.<\/li>\n<li>Duduk di atas bara api.<\/li>\n<li>Membuang ASI pertama kali keluar.<\/li>\n<li>Membersihkan payudara dengan alkohol\/obat merah\/betadine.<\/li>\n<li>Minum jamu bersalin yang tidak direkomendasikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Beberapa mitos seputar ibu nifas perlu diperjelas:<\/p>\n<ol>\n<li>Tidak benar bahwa ibu nifas tidak boleh makan makanan yang berkuah.<\/li>\n<li>Makan ikan tetap diperbolehkan, asalkan ikan yang dikonsumsi aman dan higienis.<\/li>\n<li>Meskipun istirahat adalah penting, mitos bahwa ibu nifas tidak boleh keluar rumah selama 40 hari perlu dicermati, sejauh itu tidak mengganggu pemulihan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><b>Depresi Pasca Melahirkan: Jenis dan Gejalanya<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Depresi pasca melahirkan adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kesehatan mental ibu. Jenis depresi pasca melahirkan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li><b><\/b><strong><b>Baby Blues:<\/b><\/strong><br \/>\nGejala meliputi suasana perasaan tidak stabil, mudah menangis, sulit tidur, mudah cemas, dan mudah tersinggung.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Depresi Pasca Melahirkan:<\/b><\/strong><br \/>\nGejala termasuk perasaan sangat sedih, sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, dan pikiran merugikan terhadap diri sendiri atau bayi.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Depresi Terjadi Cepat:<\/b><\/strong><br \/>\nGejala mencakup mudah tersinggung, perubahan perasaan, perilaku yang tidak sesuai, dan mungkin mengalami halusinasi atau delusi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><b>Penanganan Depresi pada Ibu Nifas<\/b><\/strong><br \/>\nUntuk mengatasi depresi pasca melahirkan, beberapa tindakan dapat diambil, termasuk:<\/p>\n<ol>\n<li><b><\/b><strong><b>Dukungan Keluarga<\/b><\/strong><br \/>\nPentingnya dukungan keluarga dan suami dalam mengatasi perubahan suasana hati.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Bantuan Perawatan Bayi<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Membantu dalam mengasuh bayi untuk mengurangi beban ibu.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Konseling oleh Tenaga Kesehatan<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Melakukan konseling oleh tenaga kesehatan untuk membahas perasaan dan emosi secara terstruktur.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><b>Ibu Pasca Melahirkan Sehat dan Bugar: Tindakan Pencegahan dan Perawatan<\/b><\/strong><br \/>\nBeberapa langkah untuk memastikan ibu tetap sehat setelah melahirkan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li><b><\/b><strong><b>Makanan Tambahan untuk Ibu Menyusui<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Nutrisi yang cukup untuk mendukung produksi ASI.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Istirahat yang Cukup<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Pentingnya istirahat yang memadai untuk pemulihan.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Komunikasi dengan Bayi<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Membangun ikatan emosional melalui komunikasi yang baik.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Kebersihan Diri dan Lingkungan<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Aktivitas Fisik<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam nifas, kegel, dan latihan ringan.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Konsultasi Rutin dengan Dokter atau Bidan<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Memastikan kunjungan rutin untuk konsultasi kesehatan dan keluarga berencana.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Tanggapan Cepat terhadap Keluhan<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Secepatnya menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika ada keluhan atau gejala yang mencemaskan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan memahami dan menerapkan tindakan perawatan yang tepat, ibu pasca melahirkan dapat memastikan kesehatan dan kesejahteraan mereka selama masa nifas dan seterusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ditulis oleh :<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Bidan Respati Dwiwidyaningtyas S, S.Tr.Keb<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>(Konselor Laktasi RS Panti Rapih Yogyakarta)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Lokasi Pelayanan :<\/strong><br \/>\nKlinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan<br \/>\nLantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih<\/p>\n<p><strong>Pendaftaran :<\/strong><br \/>\nPendaftaran 24 Jam (0274) 514004 \/ 514006<br \/>\nAplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masa nifas adalah periode setelah persalinan hingga 6 minggu berikutnya, yang menjadi kunci bagi ibu untuk pulih dan kembali ke kondisi sehat. Namun, selama masa ini, ibu nifas perlu memahami tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam kesehatannya. Gejala seperti pendarahan berlebihan, demam, atau nyeri yang hebat perlu mendapat perhatian medis segera. Beberapa praktik tradisional mungkin harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6336,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2,1532],"tags":[1318,1039,1316,1317,191,475,1010],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":20,"post_id":6335}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-22T03:59:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-22T02:43:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/sehat-setelah-melahirkan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"635\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/sehat-setelah-melahirkan.jpg\",\"width\":635,\"height\":360},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\",\"name\":\"Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-02-22T03:59:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T02:43:29+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/\",\"name\":\"Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\"},\"headline\":\"Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat\",\"datePublished\":\"2024-02-22T03:59:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T02:43:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"babyblues,kelasibuhamil,maternity,nifas,pantirapih,Persalinan,RSPantiRapihYogyakarta\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan,Kesehatan Ibu\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/sehat-bugar-pasca-melahirkan-masa-nifas-dan-tindakan-perawatan-yang-tepat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\",\"name\":\"Humas Panti Rapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88d4650d3f25c26b006e984e04be3115?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas Panti Rapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6335"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6335"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7655,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6335\/revisions\/7655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}