{"id":6316,"date":"2024-02-12T06:44:21","date_gmt":"2024-02-12T06:44:21","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=6316"},"modified":"2025-04-22T02:44:28","modified_gmt":"2025-04-22T02:44:28","slug":"menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/","title":{"rendered":"Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio"},"content":{"rendered":"<p><em><i>Poliomyelitis<\/i><\/em>, atau yang lebih dikenal dengan sebutan polio, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini dapat menyerang sistem saraf dan dapat berakibat fatal dalam waktu singkat. Meskipun kasus polio telah berhasil ditekan sejak ditemukannya vaksin, namun masih ada beberapa wilayah yang rentan terhadap wabah penyakit ini.<\/p>\n<p><em><i>Poliomyelitis<\/i><\/em>\u00a0terutama mengincar anak-anak di bawah usia lima tahun yang belum mendapatkan imunisasi polio secara lengkap. Pada awal abad ke-20, polio merupakan salah satu penyakit paling ditakuti yang melumpuhkan ratusan ribu anak setiap tahunnya. Oleh karena itu, imunisasi polio menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan anak-anak dan mencegah penyebaran penyakit ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-6319 alignleft\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gejala-Polio-240x300.png\" alt=\"\" width=\"240\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gejala-Polio-240x300.png 240w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gejala-Polio.png 744w\" sizes=\"(max-width: 240px) 100vw, 240px\" \/><\/p>\n<p><strong><b>Gejala Polio<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>:<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Gejala awal polio meliputi demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher, dan nyeri di tungkai.<\/li>\n<li>Munculnya gejala biasanya terjadi 7-10 hari setelah terinfeksi virus, namun bisa juga dalam rentang waktu 4-35 hari.<\/li>\n<li>Selanjutnya jika gejala memberat dapat terjadi kelumpuhan yang bersifat lemas (bukan kaku) pada anggota gerak. Karena itu, jika ada anak usia di bawah 15 tahun yang mengalami lumpuh layuh mendadak, segera bawa anak tersebut ke puskesmas atau RS terdekat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><b>Penularan Polio<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>:<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Polio dapat menyebar melalui kontak langsung dengan feses orang yang terinfeksi atau melalui percikan dahak dan lendir. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan merupakan langkah penting untuk mencegah penularan polio.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-6320 aligncenter\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2-300x115.png\" alt=\"\" width=\"368\" height=\"141\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2-300x115.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2-1024x393.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2-768x294.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2-1536x589.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polio-2.png 1977w\" sizes=\"(max-width: 368px) 100vw, 368px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><b>Cara Pencegahan Melalui Imunisasi<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>:<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pencegahan polio hanya dapat dilakukan melalui imunisasi<\/li>\n<li>Vaksin aman dan efektif<\/li>\n<li>Vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio yang tidak aktif (IPV)<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-6318 aligncenter\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio-300x79.png\" alt=\"\" width=\"391\" height=\"103\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio-300x79.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio-1024x271.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio-768x203.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio-1536x407.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pencegahan-polio.png 1809w\" sizes=\"(max-width: 391px) 100vw, 391px\" \/><\/p>\n<p>Kementerian Kesehatan menyediakan imunisasi polio secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan pemerintah. Terdapat dua jenis vaksin polio yang digunakan, yaitu vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio yang tidak aktif (IPV). Anak-anak diimbau untuk menerima vaksin polio tetes (OPV) sebanyak 4 kali, pertama kali pada usia 0-1 bulan, dan 3 kali di usia 2 sampai 4 bulan. Vaksin polio suntik (IPV) diberikan satu kali pada usia 4 bulan. Penting bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio atau terlambat mendapatkannya untuk segera melengkapi status imunisasi hingga usia 5 tahun.<\/p>\n<p><strong><b><em>Outbreak Response Immunization<\/em> (ORI)<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Outbreak Response Immunization (ORI) merupakan strategi pemberian imunisasi dalam menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu penyakit, termasuk polio. Tujuan dari ORI adalah mencapai kekebalan individu dan komunitas sebesar 90-95%, membantu menghentikan penyebaran virus, dan melindungi yang rentan terhadap penyakit.<\/p>\n<p>Dalam memerangi polio, kunci utamanya adalah kesadaran akan pentingnya imunisasi dan kebersihan lingkungan. <strong><b>&#8220;Mari Kita Berantas Polio Demi Masa Depan yang Lebih Baik&#8221;<\/b><\/strong><strong><em><b><i>. <\/i><\/b><\/em><\/strong>Pemberantasan polio adalah tanggung jawab bersama dengan\u00a0imunisasi polio sesuai jadwal serta\u00a0menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat\u00a0untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan masa depan yang lebih baik.\u00a0Mari bersama-sama mendukung program imunisasi pemerintah dan berperan aktif dalam upaya pemberantasan polio.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ditulis oleh :<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>dr. <\/b><strong><b>Anastasia Ratnaningsih, Sp.A<\/b><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>(Dokter Spesialis Anak <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\">RS Panti Rapih Yogyakarta<\/a>)<\/b><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Poliomyelitis, atau yang lebih dikenal dengan sebutan polio, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini dapat menyerang sistem saraf dan dapat berakibat fatal dalam waktu singkat. Meskipun kasus polio telah berhasil ditekan sejak ditemukannya vaksin, namun masih ada beberapa wilayah yang rentan terhadap wabah penyakit ini. Poliomyelitis\u00a0terutama mengincar anak-anak di bawah usia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2,1528],"tags":[1234,631,1310,191,1308,1010,1309],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":1,"post_id":6316}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-12T06:44:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-22T02:44:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Vaksin-polio.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Vaksin-polio.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Nurse making infant oral vaccination against rotavirus infection. Children health care and disease prevention.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\",\"name\":\"Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-02-12T06:44:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T02:44:28+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/\",\"name\":\"Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\"},\"headline\":\"Menjaga Masa Depan yang Lebih Baik : Mengenal dan Mengatasi Polio\",\"datePublished\":\"2024-02-12T06:44:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T02:44:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"#polio,Imunisasi Anak,lumpuh layu,pantirapih,Poliomyelitis,RSPantiRapihYogyakarta,vaksin polio\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan,Kesehatan Anak\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/menjaga-masa-depan-yang-lebih-baik-mengenal-dan-mengatasi-polio\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/ebd3c6e970277a0d919272e0b90f1b84\",\"name\":\"Humas Panti Rapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88d4650d3f25c26b006e984e04be3115?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas Panti Rapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6321,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316\/revisions\/6321"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}