{"id":3221,"date":"2022-09-08T02:09:11","date_gmt":"2022-09-08T02:09:11","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=3221"},"modified":"2025-05-15T07:48:50","modified_gmt":"2025-05-15T07:48:50","slug":"kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/","title":{"rendered":"Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Rasa sakit pada gigi yang berlubang merupakan hal yang paling sering dikeluhkan pasien saat datang ke dokter gigi untuk memeriksakan giginya. Kerapkali pasien sangat ingin menghilangkan rasa sakit tersebut dengan cara mencabut atau menambal gigi yang berlubang tersebut. Tetapi, dokter gigi seringkali tidak bisa langsung mencabut atau menambal gigi tersebut dan hal tersebut sering membuat pasien bingung. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa dokter gigi tidak bisa langsung mencabut atau menambal gigi yang sedang sakit tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-3224 alignright\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-300x200.jpg 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-768x512.jpg 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5510224-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Syaraf Gigi yang Terbuka<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada gigi berlubang dan terasa sangat sakit biasanya disebabkan oleh kondisi syaraf gigi yang terbuka. Kondisi tersebut akan membuat syaraf gigi menjadi over reaktif, juga menyebabkan syaraf membuka lebih banyak reseptor rasa sakit, sehingga rasa sakit menjadi lebih kuat dan akan membutuhkan pembiusan yang lebih banyak daripada biasanya saat akan dicabut. Selain itu, kondisi syaraf yang terbuka tersebut justru akan terasa semakin sakit bila langsung dilakukan penambalan, karena bahan tambal yang mengandung berbagai bahan kimia akan langsung bersentuhan pada syaraf yang terbuka. Itu sebabnya seringkali dokter gigi akan memberikan obat terlebih dahulu atau mematikan syaraf gigi tersebut agar rasa sakit berkurang, sehingga akan memudahkan saat perawatan berikutnya untuk mempertahankan gigi atau saat akan dilakukan pencabutan.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"2\">\n<li>Kondisi Gigi yang Sedang Infeksi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gigi yang sakit bisa disebabkan oleh kondisi infeksi yang sedang terjadi pada gigi tersebut. Kondisi infeksi juga bisa merubah tingkat keasaman (pH) rongga mulut menjadi lebih asam. Pada saat akan dilakukan pencabutan maka diperlukan pembiusan, sedangkan bius tersebut tidak dapat bekerja dengan baik pada kondisi pH yang asam. Bila tetap dipaksa dicabut, bisa-bisa pencabutan akan terasa sakit karena bius yang tidak bekerja dengan baik. Selain itu, pada gigi yang sedang infeksi, banyak mengandung produk-produk yang dihasilkan oleh bakteri penyebab infeksi. Bila dalam kondisi tersebut dilakukan penambalan, produk-produk bakteri tersebut akan terjebak di dalam gigi dan akan mencari jalan keluar, sehingga akan membentuk pembengkakan pada sekitar gigi. Itu sebabnya dokter gigi biasanya menunda pencabutan atau penambalan dan mengobati infeksi tersebut terlebih dahulu, agar lebih mudah saat akan dilakukan perawatan untuk mempertahankan gigi atau pencabutan gigi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa faktor di atas merupakan alasan kenapa gigi yang sakit tidak bisa langsung dilakukan penambalan atau pencabutan. Adapun kondisi gigi yang sakit tetap harus diperiksakan ke dokter gigi untuk bisa diketahui penyebab sakitnya dan bisa dirawat sesuai dengan penyebab sakit tersebut, sehingga rasa sakit akan segera hilang. Tetap lakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, agar dapat mengetahui dan merawat kondisi kesehatan gigi dan mulut sebelum terlambat dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ini ditulis oleh:<strong><br \/>\ndrg. Rizka Dindarini, Sp.Perio.<br \/>\n<\/strong>(Dokter Spesialis Gigi <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta<\/a>)<\/p>\n<p><strong><b>Informasi Pelayanan :\u00a0<\/b><\/strong><br \/>\n<strong><b>Klinik Gigi<\/b><\/strong><strong><b><br \/>\n<\/b><\/strong>Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\"><u>RS Panti Rapih<\/u><\/a>\u00a0Yogyakarta<\/p>\n<p><strong><b>Pendaftaran :<\/b><\/strong><br \/>\nPendaftaran 24 Jam (0274) 514004 \/ 514006<br \/>\nAplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Rating untuk artikel\/halaman ini : <span class=\"rating-result  mr-shortcode rating-result-3221\">\t<span class=\"mr-star-rating\">\t\t\t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    \t    <i class=\"fas fa-star mr-star-full\"><\/i>\t    <\/span><span class=\"star-result\">\t4.95\/5<\/span>\t\t\t<span class=\"count\">\t\t\t\t(44)\t\t\t<\/span>\t\t\t<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasa sakit pada gigi yang berlubang merupakan hal yang paling sering dikeluhkan pasien saat datang ke dokter gigi untuk memeriksakan giginya. Kerapkali pasien sangat ingin menghilangkan rasa sakit tersebut dengan cara mencabut atau menambal gigi yang berlubang tersebut. Tetapi, dokter gigi seringkali tidak bisa langsung mencabut atau menambal gigi tersebut dan hal tersebut sering membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3223,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2,1535],"tags":[913,904,906,914,915],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":4.95000000000000017763568394002504646778106689453125,"star_result":4.95000000000000017763568394002504646778106689453125,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":4.95000000000000017763568394002504646778106689453125,"score_result":4.95000000000000017763568394002504646778106689453125,"percentage_result":99.090000000000003410605131648480892181396484375,"adjusted_percentage_result":99.090000000000003410605131648480892181396484375,"count":44,"post_id":3221}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-08T02:09:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-15T07:48:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/13053-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/13053-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Dentist examining boy in dental chair. Doctor, tooth, visit flat vector illustration. Stomatology and dentistry concept for banner, website design or landing web page\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\",\"name\":\"Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-08T02:09:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-15T07:48:50+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal? Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/\",\"name\":\"Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal?\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\"},\"headline\":\"Kenapa Gigi yang Sakit Tidak Bisa Langsung di Cabut atau di Tambal?\",\"datePublished\":\"2022-09-08T02:09:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-15T07:48:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#webpage\"},\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"Gigi,Kesehatan Gigi,Klinik Gigi,Menjaga Kesehatan Gigi,Sakit Gigi\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan,Kesehatan Gigi dan Mulut\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kenapa-gigi-yang-sakit-tidak-bisa-langsung-di-cabut-atau-di-tambal\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\",\"name\":\"admin pantirapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2550f0e0274cea6119ffb0dbeae56f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin pantirapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3221"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3221"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5495,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3221\/revisions\/5495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}