{"id":2312,"date":"2022-04-14T06:18:50","date_gmt":"2022-04-14T06:18:50","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=2312"},"modified":"2025-06-26T08:00:41","modified_gmt":"2025-06-26T08:00:41","slug":"nyeri-pinggang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/","title":{"rendered":"Nyeri Pinggang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Nyeri pinggang adalah gejala yang sering dirasakan namun sering pula diremehkan. Padahal nyeri pinggang dapat menjadi pertanda awal adanya suatu penyakit yang serius. Nyeri pinggang seringkali berhubungan dengan penyakit pada saluran kemih, diantaranya adalah batu saluran kemih, sumbatan pada saluran kemih bagian atas, dan infeksi ginjal (Pielonefritis).<\/strong> Selain itu, penyakit saluran cerna (gangguan usus, kandung empedu, pankreas), penyakit kandungan (kehamilan ektopik, kista ovarium yang terpuntir) dan penyakit saraf juga dapat memberikan gejala nyeri pinggang. Risiko seseorang mengalami BSK sepanjang hidupnya adalah sekitar 5-10%, dimana kejadian pada laki-laki lebih tinggi dari wanita (3:1). Beberapa faktor yang diketahui meningkatkan kejadian terbentuknya BSK antara lain riwayat keluarga dengan BSK, riwayat hipertensi, penyakit hiperparatiroid, penyakit asam urat, adanya kelainan anatomi yang menyebabkan gangguan aliran urin, bekerja di tempat yang panas, minum yang kurang dan konsumsi obat-obatan tertentu.<\/p>\n<p><strong>Deskripsi Kolik Ureter<br \/>\n<\/strong>Keluhan tersering dari BSK adalah nyeri kolik. Nyeri kolik adalah nyeri mendadak yang bersifat tajam, terasa melilit, hilang timbul, tidak berkurang dengan perubahan posisi, serta kadang disertai mual dan muntah. Nyeri kolik seringkali dirasakan sebagai rasa sakit yang berat, sehingga mengganggu aktivitas dan kualitas hidup dari penderitanya. Nyeri kolik yang diakibatkan sumbatan pada ureter cenderung bersifat hilang timbul, sedangkan nyeri yang diakibatkan pelebaran dari kapsul ginjal dapat bersifat terus-menerus. Lokasi nyeri tergantung dari organ yang terlibat. Nyeri kolik ginjal umumnya terlokalisasi di pinggang. Nyeri kolik ureter dapat menjalar dari pinggang hingga ke perut bawah. Jika lokasi batu terletak pada ureter bagian bawah, nyeri dapat menjalar sampai ke lipat paha. Selain keluhan nyeri pinggang, gejala BSK dapat berupa nyeri saat buang air kecil (BAK), sulit BAK, dan BAK berdarah. Jika terjadi komplikasi seperti infeksi, dapat timbul demam.<\/p>\n<p><strong>Pemeriksaan\/Evaluasi<\/strong><br \/>\nNyeri pinggang\/kolik ureter merupakan salah satu manifestasi klinis yang penting batu ginjal atau batu ureter. Pemeriksaan yang umumnya dilakukan pada pasien dengan kecurigaan BSK adalah pemeriksaan darah (darah lengkap dan fungsi ginjal), urin (urinalisis), dan pemeriksaan radiologi. Pemeriksaan radiologi memegang peranan penting untuk mengkonfirmasi adanya BSK, ukuran batu, jumlah batu dan lokasinya. Pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan adalah foto polos abdomen (BNO) + ultrasonografi (USG), intravenous pyelography (IVP), atau CT-Scan.<br \/>\nPemeriksaan IVP biasanya menunjukkan dimana batu berada, dan apakah batu kemungkinan tersangkut dan menyebabkan obstruksi. Hal ini dikecualikan untuk batu yang terbuat dari asam urat dan cystine. Batu yang terbuat dari asam urat bersifat radiolusen, dan tidak terlihat pada foto rontgen polos, tetapi dapat menunjukkan acoustic shadow pada ultrasonografi dan terlihat pada CT scan.<\/p>\n<p><strong>Penanganan Kolik Ureter<br \/>\n<\/strong>1. Penanganan Simptomatik<br \/>\nTujuan pengobatan simptomatik adalah:<br \/>\na. Menghilangkan rasa nyeri<br \/>\nb. Menghilangkan spasme otot polos<br \/>\nPada pengobatan simptomatik dapat diberikan<br \/>\na. Analgetik yang kuat, bilamana perlu morfin atau petidin. Bahaya morfin: adiksi; bahaya petidin: adiksi dan ileus paralitik<br \/>\nb. NSAIDs\/spasmolitik. Bahaya spasmolitik: ileus paralitik<\/p>\n<p>2. Penanganan kausal\/penyebab<br \/>\nDalam tulisan ini kausal dibatasi untuk batu saluran kemih. Terapi BSK secara umum terbagi menjadi dua, konservatif dan intervensi aktif. Pilihan cara penanganan BSK tergantung dari beberapa faktor, antara lain lokasi batu, ukuran batu, dan adanya komplikasi seperti gagal ginjal atau infeksi<\/p>\n<p>a. Terapi Konservatif<br \/>\nUkuran dan lokasi batu merupakan faktor penting untuk menentukan besarnya kemungkinan batu keluar secara spontan. Sebagian besar batu dengan ukuran kurang dari 5 mm memiliki kemungkinan untuk keluar dari saluran kemih secara spontan. Pada pasien yang diharapkan batu dapat keluar secara spontan, terapi konservatif dapat dicoba sebelum melakukan intervensi aktif. Prinsip terapi konservatif adalah mengusahakan batu keluar secara spontan.<br \/>\nTerapi konservatif yang dianjurkan untuk pasien dengan BSK meliputi :<br \/>\n(1) anjuran minum yang cukup hingga produksi urin 2 liter\/hari,<br \/>\n(2) pemberian obat anti nyeri (untuk mengatasi nyeri kolik), dan<br \/>\n(3) pemberian obat golongan alfa blocker (untuk memperlebar diameter ureter). Batas maksimal dilakukannya terapi konservatif adalah selama 6 minggu. Jika setelah 6 minggu batu tidak keluar secara spontan, pasien harus dirujuk untuk dilakukan intervensi aktif.<\/p>\n<p>b. Intervensi Aktif<br \/>\nPilihan terapi pada intervensi aktif ada beberapa macam yaitu, ESWL, URS, PCNL, dan bedah terbuka, tergantung lokasi dan ukuran batu<\/p>\n<p>ESWL<br \/>\nGelombang kejut dihantarkan melalui air. Berbagai tipe litotriptor menghasilkan gelombang kejut, dan gelombang ini difokuskan dengan sinar X atau skaner ultrasonografi. Gelombang kejut memecahkan batu menjadi fragmen-fragmen yang cukup kecil untuk lewat melalui ureter. Karena gelombang kejut dihantarkan<br \/>\nmelalui air\/urine, maka efisiensi ESWL juga ditentukan oleh interface yang melingkupi batu, selain densitas dan ukuran batu. Bagaimanapun batu dipecahkan, fragmen-fragmen kecil harus berjalan turun melalui ureter. Di ureter fragmen-fragmen ini dapat menyebabkan obstruksi temporer \u2013 steinstrasse \u2013 NSAIDs perlu diberikan untuk kolik ureter. Tetapi dengan asupan cairan yang banyak steinstrasse biasanya bersih dalam waktu beberapa hari. Kadang- kadang ESWL perlu diulang beberapa kali, sesuai dengan densitas batu.<\/p>\n<p>PCNL<br \/>\nPCNL dapat dilakukan pada batu ginjal. PCNL dilakukan dengan menusuk jarum, lalu luka tusukan jarum dilebarkan hingga luka 1 cm untuk memasukkan<br \/>\nnefroskop dan alat pemecah batu serta fragmen batu dikeluarkan. Termasuk operasi invasif minimal dan membutuhkan waktu istirahat di rumah sakit yang lebih singkat. Komplikasi-komplikasi yang dapat timbul selama tindakan: perdarahan, perforasi, urinoma, hematom, hematuria (kencing darah), infeksi, demam, reaksi kontras media, sisa batu, batu tidak berhasil ditemukan atau tidak dapat dikeluarkan, gangguan keseimbangan elektrolit, cedera insidental organ sekitarnya dst.<\/p>\n<p>Ureteroskopi<br \/>\nUreteroskopi dapat dimasukkan ke dalam ureter untuk melihat interior ureter, serta memecahkan dan mengeluarkan batu kecil yang tersangkut dalam ureter. Pada tindakan ureteroskopi kadang- kadang dilakukan pemasangan DJ stent.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-2314\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/batu-ginjal.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"202\" \/><\/p>\n<p>Operasi Terbuka<br \/>\nOperasi terbuka dewasa ini dicadangkan pada batu yang berukuran besar dan jumlah banyak. Jenis operasi tergantung pada ukuran, lokasi dan jumlah batu.<\/p>\n<p>Baca juga link terkait:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/operasi-pengangkatan-batu-ginjal-minim-sayatan-dengan-metode-pcnl-percutaneous-nephrolithotomy-di-rs-panti-rapih\/\">https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/operasi-pengangkatan-batu-ginjal-minim-sayatan-dengan-metode-pcnl-percutaneous-nephrolithotomy-di-rs-panti-rapih\/<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/extracorporeal-shock-wave-lithotripsy-eswl\/\">https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/extracorporeal-shock-wave-lithotripsy-eswl\/<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/apakah-extracorporeal-shock-wave-lithotripsy-eswl-itu\/\">https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/apakah-extracorporeal-shock-wave-lithotripsy-eswl-itu\/<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Klinik Bedah Urologi<\/strong><br \/>\nLantai 4 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus<br \/>\nJl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223<\/p>\n<p><strong><b>Pendaftaran :<\/b><\/strong><br \/>\nPendaftaran 24 Jam (0274) 514004 \/ 514006<br \/>\nAplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nyeri pinggang adalah gejala yang sering dirasakan namun sering pula diremehkan. Padahal nyeri pinggang dapat menjadi pertanda awal adanya suatu penyakit yang serius. Nyeri pinggang seringkali berhubungan dengan penyakit pada saluran kemih, diantaranya adalah batu saluran kemih, sumbatan pada saluran kemih bagian atas, dan infeksi ginjal (Pielonefritis). Selain itu, penyakit saluran cerna (gangguan usus, kandung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2,1554],"tags":[370,509,613,612,611,594,614],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":3,"star_result":3,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":3,"score_result":3,"percentage_result":60,"adjusted_percentage_result":60,"count":2,"post_id":2312}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nyeri Pinggang - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Nyeri Pinggang Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nyeri Pinggang - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Nyeri Pinggang Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-14T06:18:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-26T08:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Batu_Ginjal.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Batu_Ginjal.jpg\",\"width\":1620,\"height\":1080},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\",\"name\":\"Nyeri Pinggang - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-14T06:18:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-26T08:00:41+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Nyeri Pinggang Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/\",\"name\":\"Nyeri Pinggang\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\"},\"headline\":\"Nyeri Pinggang\",\"datePublished\":\"2022-04-14T06:18:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-26T08:00:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"Batu Ginjal,ESWL,Infeksi Ginjal,Nyeri Kolik Ureter,Nyeri Pinggang,PCNL,Ureteroskopi\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan,Kesehatan Urologi\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/nyeri-pinggang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\",\"name\":\"admin pantirapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2550f0e0274cea6119ffb0dbeae56f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin pantirapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2312"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2312"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5402,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2312\/revisions\/5402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}