{"id":1639,"date":"2021-11-22T02:30:57","date_gmt":"2021-11-22T02:30:57","guid":{"rendered":"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?p=1639"},"modified":"2023-07-12T02:00:47","modified_gmt":"2023-07-12T02:00:47","slug":"kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/","title":{"rendered":"Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19"},"content":{"rendered":"<p>Selama dua dekade terakhir, epidemiologi kesehatan anak global telah berubah secara signifikan, termasuk dalam kesejahteraan anak. Ketika\u00a0semua negara berusaha membangun kembali\u00a0saat pulih dari\u00a0ganasnya\u00a0pandemi COVID-19, diperlukan evolusi substansial dalam berbagai program, untuk memenuhi kebutuhan kesehatan anak yang berubah.\u00a0Apa yang harus berubah?<\/p>\n<p>Pola kematian dan penyakit pada\u00a0masa\u00a0anak\u00a0berubah secara dramatis. Tren menunjukkan bahwa kematian yang dapat dicegah sekarang tertinggi pada periode bayi baru lahir. Namun demikian,\u00a0sebnarnya pneumonia, diare dan malaria yang diperparah oleh malnutrisi, masih juga terus berdampak besar pada anak\u00a0balita. Ini terutama terjadi di antara populasi yang paling terpinggirkan di wilayah Afrika sub-Sahara, di mana populasi anak justru diperkirakan akan tumbuh dalam beberapa dekade mendatang.<\/p>\n<p>Di beberapa negara kematian pada remaja (15-19 tahun) justru meningkat\u00a0karena kecelakaan lalu lintas di jalan\u00a0raya, kekerasan fisik, dan melukai diri sendiri. Peningkatan jumlah anak dan remaja yang masih bertahan hidup, banyak yang dipengaruhi oleh kejadian cedera, gangguan perkembangan, penyakit tidak menular dan kesehatan mental yang buruk. Kelebihan berat badan dan obesitas di kalangan remaja dengan cepat meningkat, sehingga banyak negara menghadapi beban ganda malnutrisi,\u00a0baik\u00a0berupa kekurangan maupun kelebihan gizi.<\/p>\n<p>Tantangan ini cenderung diperparah oleh pergeseran demografis. Peningkatan jumlah anak yang tinggal di pusat kota pada\u00a0tahun-tahun mendatang, membatasi kesempatan untuk\u00a0mendapatkan\u00a0udara bersih dan\u00a0beraktivitas fisik, sehingga menyebabkan tekanan serius pada berbagai fasilitas layanan kesehatan di daerah, apabila tanpa intervensi khusus.\u00a0Kesehatan dan kesejahteraan anak dan remaja harus menjadi pusat upaya untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030.\u00a0Dunia\u00a0perlu mengubah orientasi program untuk mencapai SDG (reframing child and adolescent health for the SDG era).<\/p>\n<p>Negara hanya dapat\u00a0berkembang dan makmur jika negara\u00a0berinvestasi untuk anak dan remaja, dan mengoptimalkan dukungan dalam momen penting pembentukan kesehatan anak di masa depan,\u00a0dengan menggunakan apa yang disebut pendekatan alur kehidupan\u00a0(lifecourse approach).\u00a0Dengan pemikiran ini, meningkatkan kesehatan anak tidak boleh lagi hanya\u00a0dianggap semata-mata sebagai masalah sektor kesehatan. Kebijakan, layanan, dan edukasi\u00a0harus ditempatkan sebagai bagian dari solusi oleh pemerintah dan masyarakat,\u00a0untuk mendorong agenda kesehatan anak dan remaja global, regional dan nasional.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-1641 alignleft\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak-2-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"213\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak-2-272x182.jpg 272w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak-2.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p>Hampir satu tahun setelah COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi, peningkatan luar biasa terlihat pada pembalikan risiko kelangsungan hidup anak dan remaja. Kerangka Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG) yang diadopsi pada tahun 2015,\u00a0memang telah mencakup pendekatan holistik untuk meningkatkan kesehatan anak dan remaja, tetap\u00a0masih relevan setelah pandemi COVID-19\u00a0berakhir, tetapi perlu penajaman fokus.<\/p>\n<p>Kerangka kerja tersebut dahulu disusun berdasarkan tren tingkat makro, sehingga saat ini membutuhkan perubahan besar dalam paradigma tentang kesehatan anak dan remaja. Hal ini memerlukan peralihan dari fokus (shift in thinking) yang sebelumnya hanya tentang kelangsungan hidup anak di bawah 5 tahun, menjadi keterkaitan kesehatan ibu, bayi baru lahir, anak dan remaja, dengan pemahaman tentang bagaimana alur kehidupan manusia, tidak hanya pada masa dini, tetapi harus berlanjut sepanjang kehidupan anak hingga dewasa.<\/p>\n<p>Perubahan demografi dan beban penyakit telah memaksa setiap negara harus memperkuat sistem kesehatannya,\u00a0agar lebih responsif terhadap perubahan kebutuhan anak dan remaja. WHO dan UNICEF telah memulai upaya untuk mengarahkan kembali strategi kesehatan anak, mengalihkan perhatian ke perspektif alur\u00a0kehidupan\u00a0(life course perspective),\u00a0dan menjauh dari fokus eksklusif sebelumnya, yaitu hanya terkait kelangsungan hidup bayi dan anak di bawah 5 tahun.<\/p>\n<p>Prinsip pemrograman ulang (redesign)\u00a0kesehatan anak, berupa program kesehatan anak dan remaja, serta implementasi kebijakannya yang harus mengikuti pendekatan alur kehidupan\u00a0(life course perspective),\u00a0yang\u00a0didasarkan pada data tentang epidemiologi\u00a0penyakit\u00a0terbaru. Pemrograman ulang\u00a0ini termasuk memastikan layanan kesehatan\u00a0prakonsepsi yang baik,\u00a0layanan kesehatan ibu hamil, serta intervensi medis yang berkualitas tinggi untuk anak\u00a0sampai remaja, yang\u00a0berusia 0 hingga 19 tahun.<\/p>\n<p>Program baru harus berdasarkan hak dan adil (rights based and equitable), sehingga intervensi dan layanan medis penting harus disediakan untuk semua\u00a0anak, di mana pun\u00a0mereka tinggal. Selain itu, program harus mencakup layanan\u00a0terpadu yang berpusat pada keluarga, anak, dan remaja, dalam bentuk mempromosikan kesehatan, pertumbuhan, dan kesejahteraan. Implementasinya meliputi pembentukan ketahanan\u00a0atau imunitas,\u00a0mencegah pajanan terhadap penyakit dan komplikasi selanjutnya,\u00a0dan meminimalkan kerentanan atau\u00a0faktor risiko\u00a0sakit, dengan mempertimbangkan kebutuhan personal anak dan remaja.<\/p>\n<p>Masyarakat dan keluarga harus diberdayakan untuk berpartisipasi dalam perancangan kebijakan pada\u00a0anak dan remaja,\u00a0untuk penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas, paska pandemi COVID-19.<\/p>\n<p>Sudahkah Anda terlibat membantu?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel ini ditulis oleh:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>DR. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Dokter Spesialis Anak <a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta<\/a>)<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/dokterwikan.com\/page\/3\/\">https:\/\/dokterwikan.com\/\\<\/a><\/p>\n<p><strong>Info Pelayanan :<\/strong><br \/>\n<strong>Klinik Anak<\/strong> <strong><a href=\"http:\/\/www.pantirapih.or.id\/\">Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta<\/a><\/strong><br \/>\nLantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus<br \/>\nJl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223<\/p>\n<p><strong><b>Pendaftaran :<\/b><\/strong><br \/>\nPendaftaran 24 Jam (0274) 514004 \/ 514006<br \/>\nAplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store<\/p>\n<table style=\"width: 400px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.rspr.rspr_online\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4902\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<td><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/pantirapihku\/id1670092715\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-4903\" src=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png\" alt=\"\" width=\"162\" height=\"61\" srcset=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-300x113.png 300w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1024x384.png 1024w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-768x288.png 768w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-1536x576.png 1536w, https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2-2048x768.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 162px) 100vw, 162px\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama dua dekade terakhir, epidemiologi kesehatan anak global telah berubah secara signifikan, termasuk dalam kesejahteraan anak. Ketika\u00a0semua negara berusaha membangun kembali\u00a0saat pulih dari\u00a0ganasnya\u00a0pandemi COVID-19, diperlukan evolusi substansial dalam berbagai program, untuk memenuhi kebutuhan kesehatan anak yang berubah.\u00a0Apa yang harus berubah? Pola kematian dan penyakit pada\u00a0masa\u00a0anak\u00a0berubah secara dramatis. Tren menunjukkan bahwa kematian yang dapat dicegah sekarang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1640,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":""},"categories":[2],"tags":[434,435,12,432,433],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":1639}]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 - Rumah Sakit Panti Rapih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 - Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 Artikel Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Sakit Panti Rapih\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-22T02:30:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-12T02:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"340\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pantirapihhospital\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rspantirapihyogyakarta\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/RSPantiRapih\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumah_Sakit_Umum_Panti_Rapih\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/RS-Panti-Rapih-Thumbnail.jpg\",\"width\":400,\"height\":400,\"caption\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Rumah Sakit Panti Rapih\",\"description\":\"Sahabat Untuk Hidup Sehat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/anak.jpg\",\"width\":600,\"height\":340},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\",\"name\":\"Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 - Rumah Sakit Panti Rapih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-22T02:30:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-12T02:00:47+00:00\",\"description\":\"Rumah Sakit Panti Rapih Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19 Artikel Kesehatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\",\"url\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/\",\"name\":\"Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\"},\"headline\":\"Kesehatan Anak Paska Pandemi COVID-19\",\"datePublished\":\"2021-11-22T02:30:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-12T02:00:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"Anak dan Remaja,Anak Sehat,kesehatan anak,Kesehatan Anak Paska Pandemi Covid 19,Lindungi Anak\",\"articleSection\":\"Artikel Kesehatan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/kesehatan-anak-paska-pandemi-covid-19\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#\/schema\/person\/11b91a9705a3fa42038bdb3adf2ad9db\",\"name\":\"admin pantirapih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2550f0e0274cea6119ffb0dbeae56f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin pantirapih\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1639"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1639"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5338,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1639\/revisions\/5338"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pantirapih.or.id\/rspr\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}