PPGD di Rumah Sakit Panti Rapih Cetak
Ditulis oleh Humas   
Sabtu, 18 Juni 2011 13:32

Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD)

Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bekerjasama dengan BAKER PGDM PERSI Cabang DIY menyelenggarakan Pelatihan PPGD  dari hari  Rabu, 15 Juni 2011 sampai Minggu 19 Juni 2011.

Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar) adalah tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan pada pasien yang mengalami keadaan yang mengancam nyawa (henti jantung – paru). Perawat harus mempunyai ketrampilan tentang hal ini. Kemampuan menanggulangi kegawatdaruratan dan BLS ini sangat diperlukan baik di area pre hospital maupun intra hospital.

PPNI sebagai organisasi profesi perawat, saat ini juga mewajibkan setiap perawat agar mempunyai ketrampilan penanggulangan gawat darurat. Sehingga PPGD juga sebagai salah satu syarat perawat untuk memperoleh SIPP (Surat Ijin Praktek Perawatan).

Pelatihan PPGD ini diikuti 44 peserta perawat dan bidan dari RS Panti Rapih, RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Elisabeth Ganjuran, RSUD Sleman, RSUD Wonosari, RSI Klaten, RS Kasih Ibu Solo, Yes 118, dan RSBT Riau.

Narasumber yang terlibat adalah dokter spesialis dan subspesialis dari BAKER PGDM PERSI CAB.DIY- PUSBANKES 118 serta perawat senior dan berpengalaman dari BAKER PGDM PERSI CAB.DIY – PUSKESBANKES 118.  Materi yang diberikan meliputi Sistem PPGD, Biomekanika Trauma, Pengelolaan Airway – Breathing, Shock dan Perdarahan, Resusitasi Jantung dan Paru, Trauma Kepala, Trauma Dada, Trauma Abdomen, Luka Bakar, Keracunan, Henti Jantung, Sindrom Koroner Akut, dan Defibrilator.

Pemutakhiran terakhir pada Selasa, 26 Juli 2011 11:14