Mengatasi pick eater Cetak
Ditulis oleh dr. Andry Hartono, SpGK   
Senin, 03 Januari 2011 00:00

Anak sering memilih-milih makanan dan celakanya tidak menyukai buah serta sayuran yg kaya akan vitamin-mineral bagi pertumbuhannya. Memang secara naluriah, anak akan lebih menyukai makanan yg terbuat dari daging serta lemak seperti satai atau steak, dan minuman manis seperti soft drink atau teh manis, mengingat pertumbuhan anak memerlukan banyak protein sementara aktivitasnya yang tinggi membutuhkan banyak karbohidrat serta lemak/minyak.

Anak-anak yang senang memilih-milih makanannya dinamakan "Pick Eater" atau sang pemilih makanan. Pertanyaannya sekarang bagaimana kiat-kiat utk mengatasi persoalan pick eaters ini?

KIAT MENGATASINYA

Anak menyukai minuman dgn sedotan. Karena itu, juice buah sebetulnya menjadi pilihan penting utk memperkenalkan anak pada buah dan sayuran. Pilihan lainnya adalah makanan seperti salad yg diberi keju, mayones atau dressing spt thousand islands.

Saya pernah mencoba mencicipi juice kemasan merk terkenal yang terbuat dari campuran sayuran (brokoli) dan buah. Rasanya cukup enak walaupun  manis. Mungkin juice ini bisa menjadi pengantar utk beralih kepada juice buatan sendiri.

Hanya saja kadar gula yg cukup tinggi ( mungkin fruktosa) sering membuat anak hilang selera makannya shg tidak dianjurkan pemberian juice sebelum makan. (Sebaiknya diberikan bersama makanan camilan di antara jam-jam makan atau pada saat anak beraktivitas spt berenang yg memerlukan tambahan kalori). Pemberian juice pada malam hari sebelum anak tidur dikhawatirkan membuat anak gemuk krn kalori dari minuman tsb yg berbentuk KH sederhana dan tidak terpakai sbg sumber tenaga utk aktivitas akan diubah menjadi lemak/gajih.

JUICE YANG ENAK DAN SEHAT

Sayuran seperti brokoli yg akan dijuice sebaiknya dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih dan rasa langunya bisa ditutupi dgn juice apel hijau lokal. Juga bisa ditambahkan sedikit perasan jeruk lemon, madu atau sirup maple, dan agar-agar, nata de coco atau aloe vera dgn remukan es batu. Juice jangan terlalu dingin karena enzim kita bekerja pada suhu tubuh shg jika terlalu dingin juice tsb tidak tercerna dan terserap dgn cepat di dalam usus.

ZAT ANTIMINERAL

Anak-anak tidak boleh diberi teh apalagi bersama makanan. Teh mengandung asam tannat dan fitat yg akan mengikat mineral penting seperti zat besi dan kalsium.

Kita tahu besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Hb anak seringkali rendah. Rendahnya Hb yg berfungsi utk membawa oksigen menandakan anemia yg membuat anak cepat lelah, sesak dan berdebar-debar.

Sementara itu, kalsium merupakan bahan untuk pembentukan tulang dan gigi. Untuk pembentukan bagian tubuh ini juga diperlukan fosfat dan vitamin D.

Sayuran juga mengandung asam fitat tetapi karena anak juga menyukai daging, zat besi yg diberikan daging akan menggantikan zat besi yg terikat asam fitat apabila kedua jenis makanan ini dimakan bersama.

PENUTUP

Untuk variasi menu makanan anak  bisa dibaca buku-buku menu yg diterbitkan oleh Penerbit Kanisius. Salah satu penulisnya adalah Ibu Purna, MP, seorang pakar pangan dan gizi, yg juga menulis buku cara membuat mie pelangi dan mengolahnya dalam berbagai variasi menu. Di Kanisius, setiap menu makanan dibuat dahulu sebelum ditulis dalam bentuk buku. Semoga Tip-tip ini bermanfaat.

dr Andry Hartono, SpGK

Pemutakhiran terakhir pada Jumat, 04 Februari 2011 10:16