Simulasi Bencana Gempa Rumah Sakit Panti Rapih

Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Kegemukan

Kegemukan atau obesitas merupakan keadaan bertambahnya lemak tubuh yang menyebabkan kenaikan berat badan. Keadaan ini tentunya berbeda dengan kelebihan berat badan karena penambahan massa otot atau tulang seperti terjadi pada misalnya Ade Rai atau Sylvester Stallone.



Kegemukan dengan distribusi lemak pada perut dinamakan obesitas sentral atau abdominal (lihat perut buncit). Keadaan ini merupakan salah satu tanda atau gejala sindrom metabolik.

PENYEBAB KEGEMUKAN

Biasanya para ahli gizi akan menjelaskan bahwa asupan kalori yang melebihi pengeluaran merupakan penyebab kegemukan. Keadaan ini dapat kita analogikan dengan tabungan. Jika uang yang ditabung lebih banyak daripada yang diambil, maka tabungan kita tentu akan bertambah besar. Hanya sayangnya pada kegemukan, barang yang kita tabung bukan uang tapi lemak atau gajih.

Penyebab kegemukan yang lain adalah faktor genetik. Sejumlah orang dengan thrifty gen lebih mudah gemuk daripada lainnya. Kondisi ini disebabkan produksi leptin dalam sel-sel lemak mereka sangat rendah padahal leptin berfungsi menekan pertambahan sel lemak di samping menekan selera makan yang berlebihan.

Pada orang yang diet ketat, produksi leptin juga dapat berkurang. Keadaan ini menjelaskan mengapa setelah misalnya 3 sampai 6 bulan menjalankan diet ketat, penurunan berat badan kemudian terhenti. Keadaan yang dinamakan plateau phase of weight reduction ini terjadi karena penurunan sekresi leptin.
Sementara produksi ghrelin oleh sel-sel lambung dan neuropeptida Y dalam hipotalamus meningkat sehingga selera makan bertambah karena kedua hormon ini berfungsi untuk menimbulkan rasa lapar.

PENYEBAB HORMONAL

Beberapa keadaan hormonal juga dapat menyebabkan kegemukan seperti DMT2 awal atau sindrom metabolik dengan terjadinya resistensi insulin, produksi hormon tiroid yang kurang (hipotiroid) dan sindrom Cushing (peningkatan produksi hormon anabolik khususnya glukokortikoid oleh kelenjar adrenal).

Ketiga keadaan ini tentu saja tidak dapat ditangani dengan terapi diet semata tetapi memerlukan pengobatan yang rumit dan harus dilaksanakan oleh dokter spesialis endokrin (SpPD-KEMD).

RISIKO KEGEMUKAN

Risiko kegemukan sama seperti risiko perut buncit. Karena itu, anda dapat membaca tulisan tentang perut buncit.

DIAGNOSIS

Diagnosis kegemukan dibuat dengan menghitung indeks massa tubuh. Rumusnya adalah berat badan (dalam kg) dibagi tinggi badan (dalam meter) yang dipangkat dua. Angka di atas 23 menunjukkan keadaan praobese dan di atas 25 memperlihatkan obesitas.

Selanjutnya kita dapat mengukur lingkar pinggang seperti dijelaskan dalam tulisan tentang perut buncit.

TERAPI DIET

Terapi diet yang dianjurkan adalah pengurangan asupan kalori, terutama KH sederhana dan lemak, melalui pemilihan jenis makanan dan cara memasak yang benar dengan memperhatikan keseimbangan zat gizi yang lain (protein, vitamin dan mineral). Sementara itu, asupan air tawar dan serat pangan dapat ditingkatkan untuk memberikan rasa kenyang dan mengurangi penyerapan makanan.

Beberapa diet menawarkan penurunan berat badan dengan cepat seperti diet Atkins atau diet Cohen. Diet ini menghilangkan sumber karbohidrat dari makanan sehingga terjadi asidosis. Asidosis memang akan mengurangi selera makan secara drastis tetapi juga membuat tubuh menjadi lemah, bau mulut menjadi tidak enak (bau keton) dan sulit konsentrasi. Biasanya orang yang menjalankan diet ini hanya dapat bertahan selama 3 bulan dengan penurunan berat yang drastis tetapi ketika pola makannya balik ke keadaan semula, maka berat badannya kembali naik bahkan lebih tinggi daripada BB sebelum diet. Keadaan inilah yang kita sebut sindrom yoyo.

Bahaya asidosis di atas juga  terjadi kalau orang yang diet menderita diabetes, khususnya penyandang diabetes yang sudah memakai insulin.
Asidosis yang berat pada DM dapat berlanjut menjadi ketoasidosis diabetes yang disertai kehilangan kesadaran (koma). Karena itu, PERKENI menyebutkan batas minimal asupan KH sebesar 130 gram per hari.

Jadi, program penurunan BB yang baik adalah program mandiri yang bisa dijalankan sendiri oleh pasien tanpa bergantung pada obat-obatan, herbal atau tindakan seperti penyuntikan vitamin C atau pelarut lemak (biasanya senyawa getah empedu) ke dalam jaringan lemak di bawah kulit perut. Tindakan terakhir ini dapat berakibatkan fibrosis atau lipolisis sehingga tempat suntikan menjadi luka terbuka yang sulit menutup kembali (dehisensi).

Peranan dokter gizi adalah memberikan bimbingan teknis cara diet yang baik selain dukungan semangat mengubah pola makan. Suplemen dan obat hanya diberikan dalam proses perubahan perilaku makan dan gaya hidup.

Program slimming yang baik sebenarnya dilakukan melalui perubahan gaya hidup dengan tujuan penurunan BB yang perlahan tetapi bertahan lebih lama. Dengan program ini, ketika BB sudah ideal atau normal, kita akan dapat mempertahankannya sendiri lewat diet yang seimbang dengan perilaku makan dan olahraga yang tepat.

dr Andry Hartono, SpGK
Klinik MCU dan Gizi Medik
RSPR

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Iklan
Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 
Iklan

Katering Gizi

Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen