Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Cerumen Prop

60-80%  keluhan penurunan pendengaran disebabkan oleh sumbatan serumen (cerumen prop).

Ø  Seberapa sering Anda membersihkan kotoran telinga?

Ø  Mengapa telinga kita terus-menerus memproduksi kotoran telinga?

Ø  Sebenarnya apakah ada gunanya kotoran tersebut?

Ø  Bagaimana cara membersihkan yang benar?

 

Serumen adalah substansi lengket berwarna kekuningan sampai coklat, yang ada di liang telinga.

Substansi tersebut adalah hasil produksi dari kelenjar minyak dan modifikasi  kelenjar keringat dinding telinga. Serumen tersebut terdiri dari 60% keratin*, 12-20% asam lemak*, alkohol, squalene*, dan 6-9% kolesterol. Komposisi ini menentukan wujud serumen itu sendiri.

Serumen ini secara umum dibagi menjadi:

  • Tipe basah:

o   Serumen putih (White/Flaky Cerumen), sifatnya mudah larut bila diirigasi.

o   Serumen coklat (light-brown), sifatnya seperti jeli, lengket.

  • Tipe kering:

o   Serumen gelap/ hitam, sifatnya keras, biasanya erat menempel pada dinding liang telinga bahkan menutup liang sehingga menimbulkan gangguan pendengaran.

Serumen tipe basah lebih dominan dibandingkan tipe kering.

 

Serumen diproduksi tubuh dengan tujuan:

  • Pembersihan

Dinding dalam telinga, membrane tympani (gendang telinga) setiap hari menghasilkan epitel  mati. Serumen membantu pengeluaran epitel-epitel tersebut sehingga tidak menumpuk dengan bantuan gerakan rahang mulut.

  • Lubrikasi/ pelicin

Serumen mencegah terjadinya desikasi/ kekeringan, rasa gatal, dan panas dalam liang telinga.

 

  • Antibakterial dan antijamur

Kemampuan antibacterial dan antijamur serumen karena  serumen bersifat asam, mengandung enzim lysozyme*, dan adanya asam lemak.

Produksi serumen dipengaruhi oleh stres fisik dan stres psikis. Bila produksi serumen berlebihan, serumen dapat menumpuk dan menyumbat liang telinga, dan menyebabkan penurunan pendengaran. Diperkirakan 60-80%  keluhan penurunan pendengaran disebabkan oleh sumbatan serumen (cerumen prop).

Metode Pembersihan Serumen

  • Kuretase*, dengan alat khusus pengangkat serumen, atau dengan cotton bud
  • Irigasi, menggunakan air hangat dan alat khusus
  • Vakum*

Pembersihan serumen  yang terlalu sering, justru merangsang produksi serumen lebih banyak.

Seruminolisis adalah proses untuk melisiskan (meluruhkan) serumen, biasanya menggunakan agen seruminolitik yang diteteskan ke liang telinga. Biasanya agen ini akan membuat serumen mencair, atau bila terlalu keras maka akan lebih melunakkan serumen sehingga lebih mudah diangkat dengan metode pembersihan yang sesuai. Agen seruminolitik yang tersedia adalah

Agen-agen ini dipakai 2-3 kali sehari selama 3-5 hari.

Pemberian agen-agen ini justru lebih baik daripada manipulasi telinga secara pribadi karena malah mungkin mengakibatkan perlukaan dinding liang telinga.

Penggunaan cotton bud pun harus dilakukan secara hati-hati. Sebaiknya sebelum digunakan untuk membersihkan serumen, kapas cotton bud dibasahi dengan baby oil, atau air bersih, atau dibuat lembab, supaya kapas cotton bud tidak mudah lengket dengan serumen yang bisa mengakibatkan kapas terlepas dari batangnya.

 

KAMUS KITA

 

Keratin

 

:

 

suatu protein yang menyusun rangka yang bersifat sangat tidak mudah larut

Squalene

:

zat perantara dalam pembuatan kolesterol, merupakan asam lemak tidak jenuh. Banyak terdapat pada minyak hati ikan hiu.

Epitel

:

Lapisan yang menutupi permukaan dalam dan luar tubuh termasuk lapisan pada pembuluh darah dan rongga yang kecil lainnya.

Enzim lysozim

:

enzim yang mampu membunuh bakteri.

Kuretase

:

pengeluaran suatu bahan dari dinding suatu rongga.

Vakum

:

Penghisapan

 

 

REFERENSI

McCarter, D.F.2007.Cerumen Impaction. Available at URL: www.aafp.org. Cited at: 12 Oktober 2007

http://www.emedicinehealth.com/earwax

http://www.earnosethroatdrs.com/

 

Add comment


Security code
Refresh

Informasi Dokter

TELAH BERGABUNG
DI RS PANTI RAPIH

dr. Amelia Kartika, Sp.KFR.

Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik

Jadwal Praktek

Rabu pukul 08:00 - 10:00

Jumat pukul 15:00 - 17:00

Sabtu pukul 13:00 - 15:00

Ruang 205 & 208 - Lantai 2 Rawat Jalan

dr. Baruno Adi Christiantoro, Sp.S.

Dokter Spesialis Saraf

Jadwal Praktek

Selasa pukul 08:00 - 11:00

Rabu pukul 08:00 - 11:00

Jumat pukul 16:00 - 17:00

Ruang 323 - Lantai 3 Rawat Jalan

Iklan

Pendaftaran Online

Iklan

Informasi Kamar

Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 

Katering Gizi

Iklan
Iklan
Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen

www.pantirapih.or.id