Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Peluang Kehamilan pada Wanita Usia Reproduksi dengan Anomali Uterus, Tuba Non Paten, Endometriosis, dan PCO

InfertilityInfertilitas menjadi salah satu masalah yang sekarang marak diperbincangkan. Seorang wanita dinyatakan infertil apabila belum pernah hamil meskipun berhubungan seksual secara teratur dengan pasangan tanpa perlindungan kontrasepsi dalam waktu satu tahun atau lebih. Rentang usia wanita yang dikategorikan infertil adalah sama dengan usia reproduktif yaitu 15 sampai 49 tahun. Risiko infertilitas meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Wanita pada usia 40 tahun hanya memiliki peluang 5% untuk hamil. Selain usia, ada banyak faktor lain yang mempengaruhi hal ini seperti gangguan organ reproduksi, gangguan ovulasi, kegagalan proses penempelan hasil konsepsi pada rahim, status gizi, penyakit kronis, infeksi panggul, gaya hidup dan faktor lingkungan.

Pertama usia. Seperti yang disebutkan sebelumnya, penurunan kesuburan terjadi secara perlahan seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini berhubungan dengan penurunan kualitas sel telur dan gangguan proses pematangan sel telur yang mengarah pada penurunan kemungkinan hamil. Selain itu, seiring dengan pertambahan usia, risiko tumbuhnya miom, penyakit tuba dan endometriosis juga meningkat. Semua hal ini akan berpengaruh secara negatif terhadap kemungkinan hamil. Kedua, penyakit dan/atau kondisi penyerta pada wanita dan pria. Bentuk rahim yang tidak baik akan mempersulit proses kehamilan. Gangguan hormonal dapat menjadi penyebab yang kuat. Salah satu contoh adalah kondisi hipogonadotropik hipogonadism yang terjadi karena kurang atau tidak adanya sekresi hormon gonadotropin dari hipotalamus atau hipofisis yang terganggu. Contoh lain adalah hiperprolaktinemia atau keadaan hormon prolaktin yang berlebih yang menghambat sekresi hormon gonadotropin sehingga tidak terjadi pematangan sel telur pada wanita. Selain itu, gangguan lain seperti gangguan fungsi silia pada saluran tuba dan cystic fibrosis dapat menjadi hambatan. Fungsi silia pada saluran tuba adalah untuk memindahkan hasil pembuahan ke dalam rahim. Apabila terjadi gangguan karena suatu infeksi, maka pergerakan akan berkurang sehingga mengurangi kemungkinan untuk hamil. Infeksi yang sering terjadi adalah pelvic inflammatory disease (PID) dan salpingitis akut. Infeksi ini terjadi karena hilangnya barier atau pelindung di daerah kemaluan. Diagnosis gangguan saluran tuba dapat ditegakan dari identifikasi faktor risiko, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dimaksud adalah laparoskopi dan histerosalpingografi (HSG). Laparoskopi adalah baku emas untuk mengevaluasi penyakit tuba, sedangkan HSG dilakukan dua sampai lima hari setelah menstruasi selesai untuk memberi gambaran perut bawah dan panggul, rahim dan patensi tuba serta evaluasi keadaan tuba yang jelas.

Cystic fibrosis sendiri adalah suatu kondisi dimana produksi lendir berlebih sehingga pada daerah leher rahim, terbentuk suatu lapisan tebal yang menghambat jalan masuknya sperma. Selain itu, riwayat operasi pada daerah perut dan panggul juga dapat menurunkan tingkat kesuburan. Keadaan akan semakin diperparah apabila pria dan/atau wanita mengidap penyakit kencing manis yang tidak terkontrol dengan baik. Pada pria, kadar gula darah tinggi pada darah menyebabkan gangguan pergerakan sperma. Ketiga, gaya hidup. Frekuensi berhubungan seksual akan mempengaruhi terjadinya kehamilan. Apabila pasangan rutin melakukan hubungan seksual (dua sampai tiga kali seminggu), kemungkinan hamil akan lebih tinggi. Selain itu, pembatasan makanan dan/atau olahraga berlebihan dapat mengganggu proses pematangan sel telur dan perkembangan dinding rahim. Stress yang berlebih, obesitas, merokok dan konsumsi obat-obatan terlarang serta alkohol juga dapat menjadi hambatan. Rokok dapat mengganggu setiap tahap fungsi reproduksi, mulai dari pembentukan hormon sampai perkembangan rahim. Pada pria, rokok mengurangi produksi sperma dan meningkatkan risiko kerusakan DNA. Konsumsi obat-obatan terlarang seperti ganja akan mengganggu siklus menstruasi, penurunan jumlah sel telur dan apabila berhasil hamil, akan meningkatkan risiko lahir sebelum waktunya atau prematur. Pada pria, akan menyebabkan penurunan volume ejakulasi dan gangguan pergerakan sperma. Alkohol meningkatkan hormon estrogen dan menurunkan sekresi hormon perangsang pematangan sel telur. Semua hal ini akan menurunkan kemungkinan hamil pada seorang wanita.

Penyakit lain pada wanita yang dapat menyebabkan infertilitas adalah premature ovarian insufficiency, polycystic ovary syndrome (PCO), endometriosis, fibroid uteri dan polip. Endometriosis adalah keberadaan kelenjar dinding rahim di luar lokasi yang seharusnya. Hal ini bersifat toksik pada embrio dan menyebabkan gangguan pada pergerakan tuba. Selain itu, kondisi ini akan menyebabkan reaksi radang jangka panjang, sehingga mengganggu proses penanaman janin hasil konsepsi pada dinding rahim. Pada keadaan sedang berat, akan timbul masalah pelepasan sel telur karena penempelan yang terjadi antar panggul dan kelenjar yang ada di luar tempat yang seharusnya. Gangguan ini dapat ditegakkan apabila dikeluhkan rasa nyeri saat menstruasi, nyeri panggul dalam jangka waktu panjang, merasakan adanya tekanan pada tulang belakang atau kaki serta timbul rasa lelah. PCO sendiri dapat dicurigai apabila wanita jarang datang bulan dan memiliki gejala kelebihan hormon. Namun secara pasti dapat ditegakan bila dilakukan pemeriksaan USG. Lebihnya kadar hormon androgen akan menyebabkan ketidakseimbangan produksi hormon LH dan FSH, sehingga menurunkan produksi hormon seks dan meningkatkan kadar androgen yang menyebabkan berkurangnya proses pematangan sel telur dan kelainan siklus menstruasi. Apabila wanita hamil dengan PCOS, risiko untuk abortus, kencing manis, tekanan darah tinggi saat kehamilan dan persalinan sebelum waktunya serta bayi lahir kecil tinggi. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, proses pembekuan darah yang cepat, resistensi hormon insulin dan gangguan dinding rahim akibat penurunan ekspresi B3 integrin. B3 integrin dibutuhkan sebagai mediator untuk penempelan hasil konsepsi di rahim pada umumnya.

Apabila seorang wanita memiliki polip, maka akan terjadi gangguan pada jalan masuk sperma ketika sanggama, gangguan pada proses penempelan hasil konsepsi dan peningkatan produksi faktor penghambat seperti glikodelin. Sedangkan apabila wanita memiliki fibroid atau miom pada rahim, ini menandakan bahwa wanita ada dalam kondisi kelebihan hormon estrogen. Miom yang ada di dekat lubang saluran tuba akan menghalangi jalur dari sel telur yang keluar dari saluran tuba.


Apabila seorang wanita memiliki polip, maka akan terjadi gangguan pada jalan masuk sperma ketika sanggama, gangguan pada proses penempelan hasil konsepsi dan peningkatan produksi faktor penghambat seperti glikodelin. Sedangkan apabila wanita memiliki fibroid atau miom pada rahim, ini menandakan bahwa wanita ada dalam kondisi kelebihan hormon estrogen. Miom yang ada di dekat lubang saluran tuba akan menghalangi jalur dari sel telur yang keluar dari saluran tuba.
Penyakit lain pada pria yang dapat menjadi faktor adalah disfungsi testis dan post testicular impairment. Disfungsi testis yang dimaksud adalah adanya gangguan sejak lahir atau didapat atau yang tidak diketahui dari mana asalnya sehingga akan mengganggu produksi sperma sedangkan post testicular impairment adalah gangguan ejakulasi atau adanya sumbatan dalam jalan keluar sperma. Banyak hal yang bisa menyebabkan hal ini seperti infeksi dan pembedahan. Sperma yang baik adalah sperma dengan volume 1.5 ml, total berjumlah 39 juta per ejakulasi dengan konsentrasi 15 juta per mL. Dari keseluruhan total, 58% hidup dan 32 % bergerak secara progresif serta bentuk sperma yang baik sebanyak 4%. Eksposur terhadap bahan kimia dan perkawinan pertalian darah juga akan mempersulit proses kehamilan.


Tetap berusaha dan memperbaiki yang telah dan akan dilakukan dengan pendekatan interpersonal yang efektif.

==============================
Kontributor
dr. Danny Wiguna, SpOG
IG : dans.mecareyou

Jadwal Praktek:

Minggu  08.00 - 10.00
Senin   08.00 - 10.00
Selasa  10.00 - 12.00 & 17.00 - 19.00
Rabu    10.00 - 12.00
Kamis   08.00 - 10.00 & 17.00 - 19.00
Jumat   10.00 - 12.00 & 17.00 - 19.00
Sabtu   08.00 - 12.00
 

Informasi Dokter

TELAH BERGABUNG
DI RS PANTI RAPIH

dr. Kalista Yuniar, SpKK

Dokter Spesialis Kulit & Kelamin

Jadwal Praktek

Selasa pukul 07.00 - 08.00

Kamis pukul 07.00 - 08.00

Jumat pukul 07.00 - 08.00

Ruang 512 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

dr. Johanes Britto Suharjo Brata Cahyono, Sp.PD-KGEH

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Jadwal Praktek

Senin pukul 09.00 - 11.00

Rabu pukul 10.00 - 12.00

Jumat pukul 09.00 - 11.00

Ruang 519 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

Prof. Dr. dr. Sutaryo, Sp.A

Dokter Spesialis Penyakit Anak

Jadwal Praktek

Rabu pukul 12.00 - 14.00

Ruang 315 Lantai 3
Instalasi Rawat Jalan

dr. Vita Yanti Anggraeni, Sp.PD., Sp.JP

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Jadwal Praktek

Kamis pukul 16.00 - 17.30

Sabtu pukul 13.00 - 15.00

Ruang 514 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

Iklan

Pendaftaran Online

Iklan

Informasi Kamar

Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 

Katering Gizi

Iklan
Iklan
Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen

www.pantirapih.or.id