Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Aku Menderita Kanker Serviks
Retno, 42 tahun  terduduk lemas setelah mendengarkan penjelasan dokter mengenai hasil tes  Pap Smear-nya. Hasil tes itu menunjukkan ada sel-sel ganas pada serviks (leher rahim). Hasil tes tersebut menguatkan analisis  dokter mengenai adanya keganasan (kanker) pada serviks Retno, dan stadium keganasan itu sudah tinggi. Retno sungguh menyesal sekali kenapa tidak dari dulu dia melakukan Pap Smear, padahal dirinya sering diingatkan oleh rekan-rekannya. Namun Retno selalu menolak bila diajak rekannya untuk melakukan Pap Smear dengan alasan malu.

Sudah dua minggu ini Retno mengalami perdarahan  vagina setiap  habis berhubungan intim. Bercak- bercak darah  merah segar keluar dari vaginanya. Karena didesak oleh suami, Retno pun akhirnya periksa ke dokter.

Apa itu Kanker Serviks?

Kanker Serviks adalah penyakit yang diderita wanita. Keganasan terjadi pada leher rahim (serviks), yang merupakan bagian terendah dari rahim(uterus) yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Kanker Serviks terjadi saat sel normal di serviks berubah menjadi sel kanker.Perubahan ini biasanya memakan waktu 10-15 tahun sampai terjadi kanker.Maka sebenarnya terdapat kesempatan yang cukup lama untuk mendeteksi melalui skrining dan menanganinya sebelum menjadi kanker serviks.

Beban Kanker Serviks

Di dunia, setiap 2 menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Di Asia-Pasifik, setiap 4 menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Di Indonesia, setiap 1 jam seorang wanita meninggal karena kanker serviks.

Penyebab Kanker Serviks

Kanker Serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV)

Beban Utama Infeksi HPV adalah Kanker Serviks Di dunia, HPV tipe 16,18, 45, 31 dan 52 secara bersamaan menjadi penyebab lebih dari 80% kasus kanker serviks.

Karakteristik HPV

  • HPV sangat resisten terhadap panas dan proses pengeringan (desiccation).
  • Penularan non seksual dapat juga terjadi, misalnya penggunaan bersama pakaian yang terkontaminasi dalam jangka waktu lama.
  • Kebanyakan infeksi HPV bisa bertahan selama 8 bulan dan kemudian menghilang. Namun sesudah 2 tahun, ditemukan sekitar 10% wanita masih membawa virus yang aktif dalam vagina dan serviks.

Faktor pendukung Kanker Serviks

Menikah muda.

Kehamilan yang sering.

Merokok.

Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang.

Infeksi Menular Seksual, wanita yang memiliki banyak pasangan seksual lebih berisiko terinfeksi HPV.

Paparan bahan kimia.

Gejala Awal Kanker Serviks

Kebanyakan infeksi HPV berlangsung tanpa gejala.

Sejalan dengan perkembangan kanker, gejala-gejala yang mungkin timbul:

♣Perdarahan melalui vagina

−ada bercak atau pendarahan setelah hubungan seksual.

−ada bercak atau pendarahan di luar masa haid.

−ada bercak atau pendarahan pada masa menopause

−mengalami masa haid yang lebih berat dan lebih panjang dari biasanya.

♣Keluarnya bau menyengat yang tidak bisa dihilangakan walaupun sudah diobati.

♣Keputihan

- bercampur darah, berbau.

♣Nyeri panggul.

♣Tidak dapat buang air kecil.

Siapa yang berisiko?Setiap wanita berisiko

  • Hingga 80% wanita akan terinfeksi oleh HPV sepanjang masa hidupnya. Hingga 50% dari mereka akan terinfeksi oleh virus HPV yang dapat menyebabkan kanker sepanjang masa hidupnya.

Mengapa setiap wanita berisiko?

  • Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan sendirinya. Mereka yang mengalami infeksi persisten jarang menunjukkan gejala pada stadium awal, dan biasanya berkembang menjadi kanker serviks beberapa tahun kemudian.
  • Setelah infeksi HPV, tubuh kita tidak selalu dapat membentuk kekebalan, maka kita tidak terlindungi dari infeksi berikutnya.

Bagaimana mendeteksi Kanker Serviks?

  • Skrining adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi lesi pra kanker atau untuk mengetahui tanda-tanda awal kanker serviks sehingga dapat dengan mudah ditangani
  • Namun, screening tidak dapat mecegah terjadinya kanker serviks.

Rekomendasi Skrining di Indonesia:

1. Pap Smear

2. Visual Inspection with Acetic Acid - IVA (Pemeriksaan Visual Serviks setelah serviks diberikan larutan asam asetat).

Penatalaksanaan Kanker Serviks

  • Tindakan operasi
  • Radiotherapy
  • Chemotherapy
  • Rehabilitasi
  • Palliative/Supportive care

  • Kanker Serviks yang diketahui telah berstadium lanjut dapat mengakibatkan kerugian bagi organ tubuh disekitarnya dan dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana mencegah kanker serviks?

Pencegahan Primer

    • Edukasi & Promosi.
    • Melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Pencegahan Sekunder

    • Pap smear atau IVA merupakan cara deteksi dini terhadap infeksi HPV.

Kesimpulan Gambaran Klinis

  • Kanker serviks disebabkan oleh Human Papillomavirus
  • Infeksi HPV sangat biasa terjadi: Hingga 80% wanita berisiko terinfeksi HPV onkogenik sepanjang hidupnya
  • Siklus hidup HPV di serviks yaitu berdiam didalam sel epitel serviks
    • HPV mampu menghindar dari sistem imun dan menyebabkan infeksi persisten
  • Sekitar 50% wanita yang terinfeksi, gagal menghasilkan antibodi terhadap HPV
    • Pada mereka yang dapat menghasilkan antibodi, dihasilkan kadar antibodi yang rendah, yang tidak menjamin perlindungan terhadap infeksi HPV berikutnya

PENCEGAHAN

  • Vaksinasi dengan skrining bersama-sama dapat mengurangi kejadian kanker serviks secara efektif.
  • Komponen Vaksin : VLP vs HPV. Sistem imun tubuh manusia dapat mengenali VLP (Virus-like Particle) sebagai HPV.
  • VLP tidak mengandung materi genetik (DNA)
  • VLP tidak menular, tidak membawa sifat keganasan.
  • VLP memiliki struktur sama dengan HPV tetapi berukuran lebih kecil (diameter VLP:HPV = 40-50 nm)

 

VAKSIN KANKER SERVIKS YANG IDEAL

♣Mampu merangsang pembentukan titer antibodi yang tinggi. ♣Dapat memberikan perlindungan jangka panjang. ♣Dapat ditoleransi dengan baik.

KEAMANAN

  • Hampir semua efek samping yang ditimbulkan adalah lokal (di tempat injeksi)

KONTRAINDIKASI

hipersensitif terhadap komponen vaksin

VAKSIN KANKER SERVIKS

Rekomendasi pemberian vaksin:

Panduan HOGI – wanita berusia 10-55 tahun.

Panduan IDAI – wanita berusia > 10 tahun.

Panduan PAPDI – wanita berusia 12-55 tahun.

Jadwal pemberian bulan ke 0,1/2, dan 6

–     Contoh:          penyuntikan 1: Januari

penyuntikan 2: Februari/Maret

penyuntikan 3: Juli

Cervarix™, vaksin kanker serviks dengan adjuvant AS04 telah menunjukkan:

  • Semua wanita terlihat tetap seropositif sampai 6,4 tahun terhadap HPV 16 dan 18. Mampu merangsang pembentukan kadar (neutralising) antibody yang tinggi dan bertahan lama sampai terhadap HPV 16 dan 18 sampai 6,4 tahun.
  • Terdapat hubungan yang kuat antara kadar antibodi dalam serum dengan kadar antibodi di mukosa cervico-vaginal, terbukti dalam penelitan selama 2 tahun.
  • Mampu memberikan 100% efikasi terhadap lesi pra kanker yang disebabkan HPV 16 & 18 untuk setidaknya selama 6,4 tahun, dan masih terus dilakukan follow up. Data ini menunjukkan pencegahan terhadap kanker serviks.
  • Secara umum Cervarix™, aman dan dapat ditolerir dengan baik.

 

Cervical cancer kills every two minutes.

Take the time to talk about it.

Ask your doctor how you can best protect yourself against cervical cancer.

 

( Penulis : dr . Danny Wiguna, SpOG)

Unit Pelayanan Kebidanan dan Penyakit  Kandungan RS Panti Rapih

 

Add comment


Security code
Refresh

Informasi Dokter

TELAH BERGABUNG
DI RS PANTI RAPIH

dr. Kalista Yuniar, SpKK

Dokter Spesialis Kulit & Kelamin

Jadwal Praktek

Selasa pukul 07.00 - 08.00

Kamis pukul 07.00 - 08.00

Jumat pukul 07.00 - 08.00

Ruang 512 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

dr. Johanes Britto Suharjo Brata Cahyono, Sp.PD-KGEH

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Jadwal Praktek

Senin pukul 09.00 - 11.00

Rabu pukul 10.00 - 12.00

Jumat pukul 09.00 - 11.00

Ruang 519 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

Prof. Dr. dr. Sutaryo, Sp.A

Dokter Spesialis Penyakit Anak

Jadwal Praktek

Rabu pukul 12.00 - 14.00

Ruang 315 Lantai 3
Instalasi Rawat Jalan

dr. Vita Yanti Anggraeni, Sp.PD., Sp.JP

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Jadwal Praktek

Kamis pukul 16.00 - 17.30

Sabtu pukul 13.00 - 15.00

Ruang 514 Lantai 5
Instalasi Rawat Jalan

Iklan

Pendaftaran Online

Iklan

Informasi Kamar

Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 

Katering Gizi

Iklan
Iklan
Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen

www.pantirapih.or.id